Stay in The know

Hotspot & Travel

Intip Indahnya 3 Kota dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Dunia

Intip Indahnya 3 Kota dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Dunia

Monaco hingga Melekeok, jadi kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia yang layak untuk dikunjungi

Durasi baca: 2 menit.


Jika Anda tinggal di kota yang padat dan ramai, umumnya saat punya kesempatan untuk berlibur, pasti ingin mengunjungi tempat yang tenang dan sepi. Entah pedesaan, pegunungan, pantai, dan lain sebagainya. Tapi banyak juga orang yang ingin mencari ketenangan saat berlibur, tetapi tidak bisa pergi jauh dari kota.


Banyak alasan mengapa orang yang tinggal di kota besar, memilih untuk berlibur ke kawasan kota juga. Entah di dalam negeri atau di luar negeri. Bila Anda adalah orang yang sedang mencari ketenangan dengan pergi berlibur tetapi tetap ingin berlibur di kota, tandanya cocok untuk membaca artikel berikut ini. 


Karena GLITZMEDIA.CO akan mengompilasi kurang lebih tiga kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia. Tenang, tetapi tidak akan membuat Anda kesulitan karena destinasi ini adalah kota. Berikut adalah daftarnya!

(BACA JUGA: Bersih dan Tenang, Inilah 3 Hotel Minimalis di Dunia yang Wajib Anda Coba)


MONACO

Kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia yang pertama adalah Monaco. Seperti Singapura, Monaco adalah sebuah negara kecil dengan Ibukota dirinya sendiri yakni Monaco. Monaco merupakan negara yang termasuk ke dalam wilayah negara Prancis bagian selatan.


Monaco, hanya memiliki luas sekitar 2,02 kilometer saja. Bahkan masih jauh lebih besar wilayah Jakarta Selatan dibading Monaco. Karena negara kecil, maka jumlah penduduknya juga tidak banyak. Melansir dari datatopics.worldbank.org, jumlah penduduk di negara ini pada tahun 2017 hanya sebanyak 38 ribu jiwa saja.


Cukup padat memang, tetapi jumlah ini tetap terhitung sedikit untuk standard suatu negara. Monaco sendiri dikenal sebagai negara yang tidak memiliki sumber daya alam, terutama untuk pariwisata. Sehingga, pemerintah Monaco membangun banyak lokasi di negaranya untuk mendatangkan turis dari luar negeri.


Seperti museum, taman terbuka yang indah, hingga bangunan-bangunan bersejarah yang kental unsur Kekaisaran Romawi. Mulai dari Monaco Chatedral, hingga kasino besar di wilayah Monte Carlo yang telah berusia 126 tahun.



  • PAGE
  • 1
  • 2

Author:

You Might Also LIke