Monaco hingga Melekeok, jadi kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia yang layak untuk dikunjungi.


Jika kamu tinggal di kota yang padat dan ramai, umumnya saat punya kesempatan untuk berlibur, pasti ingin mengunjungi tempat yang tenang dan sepi. Entah pedesaan, pegunungan, pantai, dan lain sebagainya.


Tapi banyak juga orang yang ingin mencari ketenangan saat berlibur, tetapi tidak bisa pergi jauh dari kota. Banyak alasan mengapa orang yang tinggal di kota besar, memilih untuk berlibur ke kawasan kota juga. Entah di dalam negeri atau di luar negeri.


Bila kamu adalah orang yang sedang mencari ketenangan dengan pergi berlibur tetapi tetap ingin berlibur di kota, tandanya cocok untuk membaca artikel berikut ini. 


Karena GLITZMEDIA.CO akan mengompilasi kurang lebih tiga kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia. Kalau sudah memungkinkan untuk jalan-jalan ke luar negeri, coba masukkan kota-kota ini ke dalam wishlist kamu ya!

(BACA JUGA: Bersih dan Tenang, Inilah 3 Hotel Minimalis di Dunia yang Wajib Kamu Coba)


MONACO

Kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia yang pertama adalah Monaco. Seperti Singapura, Monaco adalah sebuah negara kecil dengan ibukota dirinya sendiri yakni Monaco. Monaco merupakan negara yang termasuk ke dalam wilayah negara Prancis bagian selatan.


Monaco, hanya memiliki luas sekitar 2,02 kilometer saja. Bahkan masih jauh lebih besar wilayah Jakarta Selatan dibading Monaco. Karena negara kecil, maka jumlah penduduknya juga tidak banyak. Melansir dari datatopics.worldbank.org, jumlah penduduk di negara ini pada tahun 2017 hanya sebanyak 38 ribu jiwa saja.


Cukup padat memang, tetapi jumlah ini tetap terhitung sedikit untuk standar suatu negara. Monaco sendiri dikenal sebagai negara yang tidak memiliki sumber daya alam, terutama untuk pariwisata. Sehingga, pemerintah Monaco membangun banyak lokasi di negaranya untuk mendatangkan turis dari luar negeri.


Seperti museum, taman terbuka yang indah, hingga bangunan-bangunan bersejarah yang kental unsur Kekaisaran Romawi. Mulai dari Monaco Chatedral, hingga kasino besar di wilayah Monte Carlo yang telah berusia 126 tahun.




ROSEAU, REPUBLIK DOMINICA

Kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia yang kedua adalah Republik Dominica. Republik Dominica merupakan negara persemakmuran yang ada di wilayan Kepulauan Karibia. Pada tahun 1493, Dominica pernah diperebutkan oleh Britania Raya dan Prancis.


Kemudian di tahun 1815, Britania Raya berhasil mendapatkannya. Lalu di tahun 1978, Dominica memperoleh kemerdekaannya dan berubah nama menjadi Republik Dominica. Melansir dari datatopics.worldbank.org, luas kota Roseau hanya sebesar Pulau Ambon di Maluku.


Pada tahun 2011, jumlah penduduknya hanya sekitar 14 ribu jiwa. Di kota ini, kamu bisa menikmati berbagai situs wisata yang menarik. Seperti Dominica Botanical Garden, Museum Roseau, dan tentu saja pemandangan laut lepas yang merupakan perairan laut Karibia.


Selain hal di atas, yang terpenting dan bisa kamu lakukan di kota ini adalah berjalan kaki. Karena penduduk di kota ini tidak banyak, maka jumlah kendaraan bermotor juga bisa dibilang sedikit. Sehingga kamu bisa bebas berjalan-jalan tanpa takut diklakson atau ditabrak kendaraan bermotor. Nyaman sekali ‘kan?




MELEKEOK, REPUBLIK PALAU

Kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di dunia yang menjadi rekomendasi GLITZMEDIA.CO adalah Melekeok, Republik Palau. Kota Melekeok (dibaca: meleikeiouk) adalah kota yang bisa dibilang memiliki jumlah penduduk paling sedikit dibandingkan dengan kota-kota sebelumnya.


Pada tahun 2005, jumlah penduduk yang tercatat hanya sekitar 271 orang saja! Jumlah ini mungkin saja lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah warga yang ada di RT rumah kamu. Kota Melekeok, terletak di pesisir timur pulau terbesar di Palau yakni Babeldaob.


Sejak tahun 2006, Kota Melekeok menjadi pusat pemerintahan Palau. Kota ini memang tidak memiliki banyak situs bersejarah yang dapat dijadikan situs wisata. Tetapi, Kota Melekeok menyimpan banyak sekali sajian kuliner yang dijamin membuat mulut kamu tidak berhenti mengunyah. Benar-benar surga untuk kamu para pecinta kuliner!




(Andiasti Ajani, foto: stava bowman, leio mclaren, julien lanoy, anita denunzio/unsplash.com)