Stay in The know

ads

Hotspot & Travel

Jika Tak Paham Tekniknya, Rafting Bisa Berbahaya Untuk Anda

Jika Tak Paham Tekniknya, Rafting Bisa Berbahaya Untuk Anda

Ingat, rafting bukan semata-mata dilakukan untuk mencari kesenangan, Glitzy.

Rafting atau arung jeram memang bisa menjadi kegiatan seru yang dilakukan bersama teman-teman. Anda akan menaiki perahu karet sambil mengarahkannya dengan menggunakan dayung melawan riak air yang menghentak. It sounds fun but you should know that rafting is not just having fun—it is a part of sport.

Pada dasarnya, rafting adalah olahraga yang membutuhkan kekuatan otot dalam mengarahkan perahu. Jika dilakukan asal, Anda beserta teman-teman satu perahu bisa saja jatuh ke dalam air yang berarus deras. Tak hanya arus yang deras, namun bebatuan di dalam sungai juga bisa menjadi ancaman yang berbahaya untuk Anda. Jadi, saat ingin rafting, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini:


Pilih Tingkat Kesulitan

Dikutip dari situs Greatist.com, terdapat 6 level kesulitan tempat rafting. Semakin tinggi tingkatannya, maka semakin sulit pula medan yang harus dilalui. Jika Anda memang pemula, cari tahu informasi manakah lokasi yang memiliki tingkat kesulitan rendah. Jangan lupa untuk tanyakan pada pengelola mengenai prediksi debit air di tanggal yang telah Anda rencanakan untuk melakukan aktivitas tersebut.


Kondisi Tubuh

Pastikan Anda dalam kondisi sehat. Untuk menyiapkan diri, sebaiknya Anda lakukan olahraga rutin terlebih dahulu—sekitar satu minggu sebelum—untuk ketahanan fisik saat melakukan aktifitas rafting. Jika Anda tak bisa berenang, sampaikan hal ini pada petugas di tempat rafting. Tujuannya, agar Anda didampingi olehnya selama kegiatan berlangsung.


Pakaian dan Alas Kaki

Anda yang masih pemula tentu harus mengetahui jika pakaian untuk rafting bukanlah celana pendek dan kaus melainkan baju khusus dalam keadaan basah yang tak menyerap air. Pemilihan pakaian ini harus Anda lakukan untuk menghindari turunnya suhu tubuh saat sedang melakukan arung jeram. Selain itu, bawalah sandal gunung—bukan sandal jepit—untuk mengantisipasi apabila pihak pengelola tidak menyiapkan alas kaki untuk rafting.




Perlengkapan

Gunakan semua perlengkapan dengan benar, seperti jaket pelampung dan helm. Pasang dengan benar agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan selama melakukan kegiatan arung jeram. Jika ada kerusakan pada pengait, mintalah petugas untuk menukarnya dengan helm atau pelampung lain. 


Pemanasan

Lakukanlah peregangan dan pemanasan sebelum rafting sehingga terhindar dari kram. Meskipun Anda berada di arus tenang sekalipun, rafting masih masuk dalam kategori olahraga—bukan sekedar rekreasi dan bersenang-senang.


Perhatikan Petunjuk

Anda akan briefing terlebih dahulu sebelum melakukan rafting. Saat itulah Anda perlu memerhatikannya dengan seksama, mulai dari posisi duduk, cara memegang dayung, mengayuh, hingga kode-kode petunjuk saat berada di atas perahu (misalkan “boom” ketika menghadapi jeram dan sebagainya).


Jangan Panik

Saat menghadapi arus dan jeram, bisa saja Anda terjatuh daru perahu. Bahkan jika dorongan air terlalu keras, perahu bisa saja mengalami kondiri terbalik. Saat ini terjadi, jangan panik karena Anda sudah memakai jaket pelampung. Jika Anda terjatuh, pegang perahu atau jika terlalu jauh, cobalah untuk menepi. Ingat, jangan panik karena bisa berbahaya. Hal yang sama juga harus dilakukan saat perahu terbalik. Meskipun perahu menutupi Anda, cobalah mencari udara bebas dengan menyelam dan melewati perahu dari bawah.


Learn how to do it safety and enjoy the ride, Glitzy!

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

You Might Also LIke