Merusak mata uang hingga bersiul di malam hari, inilah larangan dalam budaya atau peraturan Thailand yang harus Anda hormati.

Durasi baca: 1 menit.


Thailand, memang menjadi salah satu negara favorit wisatawan. Tidak hanya wisatawan asing dari Amerika, Eropa, dan Australia, tetapi juga wisatawan dari Asia Tenggara. Open minded dan tolerir, menjadi alasan mengapa Thailand menjadi favorit banyak tourist.


Sayangnya, di masa pandemi rasanya tidak mungkin untuk berlibur ke Thailand. Terlebih menurut rumor, Thailand dikabarkan akan menutup akses untuk wisatawan asing hingga tahun 2022. Disayangkan memang, tetapi peraturan ini ditetapkan oleh Pemerintah Thailand pasti demi keselamatan negaranya. 


Bicara soal peraturan, tahukah Anda kalau warga Thailand sering sekali bermasalah dengan para wisatawan, karena wisatawan tersebut tidak tahu soal peraturan dasar yang harus mereka patuhi ketika berkunjung ke Thailand. 


Ya, sebagai wisatawan kita tentunya harus memahami budaya negara, kota, atau tempat yang akan kita kunjungi. Jika suatu hari Anda berkesempatan untuk berlibur ke Thailand, pastikan untuk tidak melakukan hal-hal ini, guna menghormati budaya dari masyarakat Thailand. 

(BACA JUGA: Daftar Tujuan Wisata yang Paling Dirindukan Pelancong Dunia di Masa Pandemi) 


BERFOTO DI DEPAN SLEEPING BUDDHA

Hal pertama yang tidak boleh dilakukan di Thailand adalah berfoto di depan sleeping Buddha. Bukan dilarang, wisatawan boleh berfoto di depan patung sleeping Buddha tapi dengan beberapa syarat.


Bagi Anda yang memiliki tubuh lebih tinggi dari sang Buddha, maka saat berfoto harus menunduk atau berlutut. Intinya, tidak boleh ada orang yang lebih tinggi dari posisi patung Buddha tersebut.


PASTIKAN UNTUK MEMBALAS SAPAAN MASYARAKAT

Hal kedua yang tidak boleh dilakukan di Thailand adalah mengabaikan sapaan yang disampaikan oleh masyarakat kepada Anda. “Wai” adalah kata yang sering diucapkan oleh warga Thailand kepada wisatawan.


Balaslah sapaan ini dengan jawaban “Wai” sambil menempatkan kedua tangan di bagian dada dengan posisi telapak tangan bertemu, seperti posisi mengucap salam yang ada di budaya Indonesia.


DILARANG MERUSAK MATA UANG THAILAND

Hal ketiga yang juga tidak boleh dilakukan di Thailand adalah merusak mata uang mereka. Jika di Indonesia melihat uang yang lecak adalah hal biasa, tidak begitu bila di Thailand. Hampir di seluruh mata uang Thailand, terdapat gambar wajah dari raja yang sangat dicintai dan dihormati oleh masyarakatnya.


Karena itulah bila Anda ketahuan menginjak mata uang Thailand, maka jangan kaget jika ada konsekuensi yang harus Anda hadapi secara hukum. Sebab merusak mata uang Thailand dianggap sebagai perbuatan tercela.



(Foto: freepik.com/lifeforstock)