×

Stay in The know

Hotspot & Travel

Ini Dia Yang Menjadi Penyebab Anda Boros Saat Traveling

Ini Dia Yang Menjadi Penyebab Anda Boros Saat Traveling
Saskia Damanik

Tue, 28 July 2015 at 05.51


Everybody needs a break from routines, karena itu Anda pasti punya jadwal berlibur untuk menghilangkan kepenatan. Namun terkadang, liburan tak lagi menjadi sarana menghilangkan stres dikarenakan masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat melakukan saat traveling—yang berakibat menimbulkan stres juga.

Salah satunya, nih, besarnya jumlah uang yang dikeluarkan selama perjalanan. Hal ini membuat Anda harus menunda beberapa rencana liburan seru karena budget terbatas. Kesalahan sederhana lainnya pun seringkali menjadi penyebab Anda makin boros saat liburan. Apa saja kesalahan lainnya, yuk cari tahu lebih dalam lagi....


Budget Berlebih

Tanpa mencari referensi, Anda langsung saja menetapkan menginap di hotel yang ternama dan terlihat bagus, makan di restoran yang sepertinya enak, atau belanja di tempat yang salah. Sekalipun Anda memiliki budget besar, jika tidak dikontrol dengan baik pemborosan berlebihan akan terjadi. Bayangkan Anda sebenarnya bisa menginap di hotel bintang tiga yang tak kalah fasilitasnya dengan hotel bintang lima. Glitzy pun bisa mencoba  eksotika makanan street food yang enak dan mengenyangkan atau Anda pun bisa dipuaskan dengan barang-barang keren jika tahu spot belanja terbaik di sebuah negara.  

Tips: Coba deh, untuk mencari penginapan murah yang nyaman dan mencari rekomendasi tempat makan selama liburan sebelum menetapkan budget berlibur Anda. Browsing sebanyak-banyaknya agar Anda pun tahu di mana spot belanja terbaik.


Asal Pergi

Banyak sekali orang yang tidak merencanakan liburannya secara mendetail. Mereka cenderung untuk pergi ke tempat tersebut dan baru merencanakan kegiatan yang ingin mereka lakukan di sana. Akibatnya, terlalu banyak waktu terbuang hanya untuk berpikir dan berdiskusi menentukan tempat tujuan pergi. Sayangnya pula, Anda bisa mengeluarkan uang tanpa rencana akibat tidak menyiapkan secara khusus budget untuk transportasi tambahan atau tiket masuk sebuah spot wisata.

Tips: Saat merencanakan liburan, pikirkan juga kegiatan apa saja yang ingin Anda lakukan agar dapat memberikan porsi dana untuk tiap kegiatan. Jadi, semua pengeluaran Anda telah terprediksi dengan jelas.


Melupakan Transportasi Umum

Alasan takut nyasar membuat Anda lebih memilih taksi untuk mengantarkan dari satu spot wisata ke spot lainnya. Taksi yang tentatif pada situasi dan kondisi jalan, akan mempersulit Anda memprediksikan biaya transportasi yang harus dikeluarkan. Budget pun bisa membengkak dan membuat Anda semakin boros saat berlibur.

Tips: Banyak travel-blogger yang tentu akan mengulas transportasi umum di destinasi wisata yang Anda kunjungi. Saat sampai di lokasi wisata, cari segera kantor informasi yang dapat memberikan Anda alternatif transportasi umum sehingga biaya menjadi lebih pasti dan dapat teranggarkan dengan baik.


Membeli Oleh-Oleh

Salah seorang turis asing di Gili Trawangan pernah menyampaikan pada Glitz Media, bahwa banyak orang Indonesia yang menghabiskan uang hingga jutaan hanya untuk membeli oleh-oleh. Padahal, seharusnya berlibur itu hal yang lumrah dilakukan setiap orang tanpa harus membawa oleh-oleh. Bahkan, ia menambahkan kalau Anda bisa pergi lebih jauh dan berwisata lebih sering jika mengurangi biaya untuk membeli oleh-oleh. 

Tips: Memang sih, membelikan oleh-oleh sepertinya sudah menjadi tradisi di Indonesia. Sah-sah saja jika Anda ingin membelikan oleh-oleh, namun Anda perlu menganggarinya dengan bijak. Cari referensi tempat oleh-oleh yang murah. Anda juga bisa mencari di tempat yang membolehkan Anda membeli dalam jumlah grosiran agar mendapat harga lebih murah.


Melupakan Biaya Tak Terduga

Dalam setiap perjalanan, pasti ada pengeluaran di luar rencana—seketat apapun perencanaan Anda. Seringkali, banyak orang yang tidak membatasi biaya tak terduga sehingga pengeluaran pun jadi melonjak. Ada pula orang yang sudah menganggarkan biaya tak terduga, namun jumlahnya terlalu besar.

Tips: Mungkin tak jauh beda dengan pelajaran Ekonomi yang dulu Anda pelajari, menyusun RAPB—Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja. Anda perlu menyisihkan maksimal 11.1% untuk biaya tak terduga. Namun agar lebih mudah menghitungnya, siapkan 10% dari total biaya perjalanan Anda.

(Shilla Dipo, Image: Corbis)

You Might Also LIke