Tidak hanya terpanjang, Sungai Kapuas juga menjadi rumah bagi 700 jenis ikan air tawar. Ada yang langka dan terancam punah, lho!

Durasi baca: 55 detik.


Tahukah Anda, kalau setiap tanggal 27 Juli Indonesia merayakan Hari Sungai Nasional. Hari Sungai Nasional ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2011 Pasal 74. Penetapan Hari Sungai Nasional ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk terus bergotong royong menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.


Anda tentu tahu kalau Indonesia disebut sebagai negara maritim karena negara kita berbentuk kepulauan. Sehingga, sebagian besar wilayahnya adalah perairan. Mulai dari laut sampai sungai. Namun tahukah Anda dari sekian banyaknya sungai di Indonesia, Sungai Kapuas merupakan yang paling panjang.


Melansir dari berbagai laman media massa nasional, Sungai Kapuas diketahui memiliki panjang sekitar 1.143 kilometer. Persisnya, beda sedikit dengan panjang Bukit Barisan yang ada di wilayah Sumatera Selatan. Sungai Kapuas sendiri memiliki nama lain yakni Sungai Batang Lawai atau Sungai Kapuas Buhang.


Dulu, Sungai Kapuas disebut sebagai jalur transportasi yang sangat penitng di Kalimantan Barat. Pada masa kepemimpinan Belanda, Sungai Kapuas disebut menjadi jalur yang sangat strategis untuk perdagangan, sehingga mereka putuskan untuk menguasainya.

(BACA JUGA: Exeter, Salah Satu Kota di Inggris yang Menyimpan Pesona Ajaib) 





Selain menjadi sungai terpanjang di Indonesia, Sungai Kapuas juga mejadi rumah lebih dari 700 jenis ikan tawar. Bahkan, 12 di antaranya merupakan jenis ikan langka. Sedangkan 40 lainnya, konon merupakan jenis ikan yang terancam punah.


Mulai dari ikan patin, gurame, tapah, belidak, kapas, ketutuk, sampai arwana super red yang konon, sangat diburu oleh para pecinta ikan hias. Saking bagusnya, harga jual ikan ini bisa mencapai puluhan juta, lho!


Tidak hanya menjadi sungai terpanjang dan habitat untuk ratusan jenis ikan air tawar, Sungai Kapuas juga menjadi kebanggaan Kota Pontianak karena merupakan pusat angka 0. 0 derajat, 0 menit, dan 0 detik. Kita semua tahu kalau Kota Pontianak merupakan salah satu kota yang dilalui garis khatulistiwa.


Nah ternyata, titik nol kilometer di Kota Pontianak bukan di posisi Tugu Khatulistiwa. Melainkan 117 meter ke arah Sungai Kapuas. Maka tidak heran, jika Pemerintah Kota Pontianak menjadikan Sungai Kapuas sebagai lambang atau logo dari Pemerintah Daerah Kota Pontianak.


(Andiasti Ajani, foto: advancebiofuelsummit.com, triptrus.com)