Stay in The know

Hotspot & Travel

Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Melakukan Traveling ke Inggris Pasca Brexit

Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Melakukan Traveling ke Inggris Pasca Brexit

Ini dia plus minus traveling ke Inggris pasca keluarnya negara tersebut dari Uni Eropa.

Tahukah Anda jika satu kebijakan politik dapat memengaruhi banyak aspek dalam negaranya, termasuk pariwisata? Hal inilah yang dialami oleh Inggris, pasca mengambil keputusan untuk angkat kaki dari Uni Eropa. Tak hanya perekonomianya yang terpengaruh, namun sektor pariwisata pun ikut terkena dampaknya. Sebagai penggila traveling, kira-kira apa sih, dampak yang akan kita rasakan ke negera yang dipimpin Ratu Elizabeth tersebut? Berikut rangkuman GLITZMEDIA.CO.


Biaya Hidup Lebih Murah

Turunnya nilai mata uang poundsterling membuat harga saat berwisata ke Inggris tak lagi semahal dulu. Jika pada September 2015 lalu nilai tukar poundsterling ke rupiah mencapai angka IDR 22.000, kini angkanya menurun hingga sekitar IDR 17.000. Jadi, penginapan sekaligus biaya selama di sana akan cukup terkikis pasca referendum Brexit.


Harga Tiket Lebih Murah

Dilansir dari situs CNN.com, keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa membuat banyak maskapai penerbangan menurunkan harga tiketnya. Rata-rata, maskapai menurunkan tiket hingga mencapai angka 20%, bahkan lebih. Turunnya harga tiket ini tak hanya dipengaruhi oleh Brexit, namun juga kondisi Eropa yang belakangan ini sedang kurang aman akibat aksi terorisme.




Rasisme Meningkat

Meskipun harga-harga memang menurun, namun dikabarkan Standard.uk, kasus kekerasan karena permasalahan ras justru meningkat pesat. Kepolisian Inggris mencatat, bahwa setidaknya ada peningkatan atas kekerasan sekitar 57% di bulan Juli lalu akibat perbedaan ras. Dari sekian banyak kasus, dikabarkan rasisme terbesar terjadi pada umat muslim. Tak heran jika media tersebut mengungkapkan tingkat islamofobia di Inggris kian meningkat.


Isu Keamanan Meningkat

Ekonomi yang menurun, tingkat rasisme yang meningkat, adanya islamofobia akibat aksi teroris di Eropa, membuat tingkat keamanan di Inggris menurun. Sebagai wisatawan, Anda perlu banyak berhati-hati saat berada di negara tersebut. Kondisi yang sedang tidak stabil ini membuat angka kejahatan meningkat.


Antrian Imigrasi Lebih Panjang

Meski tidak menggunakan Visa Schengen—untuk negara-negara anggota Uni Eropa—Inggris dulu menerapkan kebijakan pada para pelancong dari negara-negara tersebut. Inggris menyediakan jalur tersendiri untuk pemegang paspor dari negara anggota Uni Eropa. Akibat Brexit, Inggris tak lagi menyediakan jalur khusus untuk wisatawan dari negara anggota Uni Eropa. Tak heran jika nantinya, jalur imigrasi akan semakin padat ketimbang sebelumnya.

(Shilla Dipo, Images: Berbagai Sumber)

Author:

You Might Also LIke