Stay in The know

ads

Hotspot & Travel

Berpuasa Sambil Berlibur? Bisa! Ini Rahasianya Agar Puasa Anda Tak Terganggu

Berpuasa Sambil Berlibur? Bisa! Ini Rahasianya Agar Puasa Anda Tak Terganggu

Jangan sampai kegiatan berwisata atau berlibur justru mengganggu ibadah puasa Anda.

Menjelang Lebaran tak sedikit orang yang memilih sudah melakukan liburan atau perjalanan. Biasanya, kegiatan ini sudah dilakukan ketika hari pertama cuti bersama. Namun, bagaimana dengan sisa puasa Anda? Anda tentu ingin tetap dapat liburan maksimal tanpa mengganggu puasa. Untuk tetap kuat berpuasa saat berlibur, ada beberapa rahasia yang perlu Anda ketahui. Berikut penjabarannya, Glitzy.


‘Amunisi’ Saat Sahur

Pemilihan menu saat sahur sangat penting, karena ‘amunisi’ inilah yang menjaga Anda tetap bertenaga selama menjalankan ibadah puasa meskipun sedang jalan-jalan. Berikut pilihan menu sahur yang bisa Anda pilih:

  • Plain Yogurt + Pisang

Menurut dr. Gary Kaplan, pendiri Kaplan Center for Intergrative Medicine, ketika pisang dikombinasikan dengan yogurt, maka bakteri baik dalam yogurt akan semakin berkembang (BACA: http://www.glitzmedia.co/post/ahli-kesehatan-ungkapkan-5-kombinasi-makanan-bernutrisi-yang-lebih-baik-untuk-tubuh). Selain itu, pisang merupakan buah yang nutrisinya mudah diserap, mengandung karbohidrat yang memberikan Anda energi lebih, sekaligus rasa kenyang yang lebih lama. Plain yogurt dan pisang juga membuat lambung Anda terlapisi sehingga terhindar dari kekosongan yang menyebabkan luka pada lambung.

  • Oatmeal

Serat akan menjaga kekosongan lambung karena proses pencernaannya memakan waktu. Jika Anda sahur dengan serat, maka rasa lapar tidak akan ‘menghantui’ kala beraktivitas saat liburan meskipun berpuasa. Oatmeal merupakan sumber nutrisi yang kaya akan serat. Buatlah 3–4 sendok makan oatmeal dan campur bersama buah-buahan dan susu untuk memberi tenaga maksimal.

  • Madu + Lemon + Air Hangat

Dikutip dari situs Curejoy.com, kombinasi madu, lemon, dan air hangat ternyata dapat membuat Anda tidak mudah lapar. Selain itu, kombinasi ketiganya pun mampu meningkatkan sistem imun, sehingg Anda tak mudah sakit saat berlibur. Lebih lanjut, ‘amunisi’ ini pun dapat memperbaiki sistem metabolisme sekaligus berfungsi untuk menyegarkan bau mulut. Jadi, Anda dapat memilih salah satu dari dua pilihan sahur di atas dan menambahkan minum madu, lemon, plus air hangat.




Cara Menikmati Liburan

Tentu Anda perlu memilih tempat liburan yang pas agar ibadah puasa tidak terganggu. Namun, Anda jangan sampai terlalu khawatir karena kondisi berpuasa. Kadang, kuat atau tidaknya seseorang dalam menjalankan ibadah puasa terletak di pikiran. Jadi, anggaplah ngabuburit. Agar liburan maksimal, ini yang perlu Anda lakukan: 

  • Jenis Wisata

GLITZMEDIA.CO menyarankan Anda memilih wisata kota ketimbang alam seperti pantai dan gunung. Alasannya, banyak kegiatan yang dapat dilakukan saat melakukan wisata kota, seperti wisata sejarah, religi, atau bermain di taman hiburan. Hal ini membuat waktu tidak terasa, sehingga puasa tetap berjalan lancar meskipun sedang berwisata.

  • Mulai Aktivitas Sebelum Pukul 08.00

Mengapa? Karena matahari pada jam ini belum terlalu menyengat sehingga Anda tidak akan malas untuk bergegas melakukan aktivitas kala berlibur. Jika Anda baru merencanakan pergi di atas jam 09.00, rasa malas akan lebih besar ketimbang keinginan untuk menikmati lokasi wisata. Selain itu, Anda pun akan memberi kesempatan pada tubuh untuk meradaptasi dengan cuaca di luar, sehingga tidak cepat merasa haus.

  • Pemilihan tempat

Saat keluar jam 08.00 atau 09.00, Anda masih dapat mengunjungi wisata outdoor karena kondisi cuaca yang cukup bersahabat. Memasuki pukul 12.00, Anda mulai masuk ke tempat wisata indoor, misalkan saja museum, menonton pertunjukan teater, atau mengunjungi tempat permainan indoor. Hal ini dilakukan agar Anda tidak kepanasan dan cairan tubuh tidak banyak hilang. Memasuki pukul 15.00, Anda dapat keluar kembali untuk wisata outdoor di dekat lokasi berbuka puasa. Saat berbuka, Anda harus makan makanan bernutrisi lengkap—karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin.




Pemulihan

Setelah pergi dari pagi hingga malam, Anda perlu beristirahat. Memang, kadang ada tempat-tempat malam—seperti street food atau acara di malam hari—yang ingin didatangi. Namun, Anda perlu beristirahat agar kegiatan liburan dan puasa esok hari tetap berjalan maksimal. Inilah cara pemulihan yang harus Anda lakukan agar kondisi tubuh tetap bugar.

  • Berendam Air Hangat + Garam

Tahukah Anda jika berendam di campuran air hangat dan garam dapat menghilangkan pegal-pegal, kram, dan kesemutan? Menurut Stephanie Donaldson, penulis “The Bath and Body Book”, berendam dengan air hangat dan garam dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks dan mudah tidur.

  • Minum Susu Cokelat Hangat

Cokelat memiliki manfaat untuk membuat tubuh siap beristirahat. Ya, Anda akan memiliki tidur yang lebih berkualitas jika minum susu cokelat sebelum tidur. Minumlah susu cokelat yang terbuat dari pure dark chocolate agar khasiat optimal cokelat dapat Anda rasakan dengan maksimal.

  • Tidur Jam 22.00

Hitung deh, jam tidur Anda saat berpuasa. Jika Anda tidur jam 22.00 dan bangun sahur pukul 03.00, maka Anda beristirahat selama 5 jam. Lalu setelah sahur, Anda akan tidur sebentar—kira-kira dari jam 05.00 – 07.00—sehingga ada penambahan sebanyak 2 jam. Maka, jam tidur Anda menjadi 7 jam perhari dan waktu ini sudah cukup untuk tubuh beristirahat. Jadi, Anda pun siap untuk berlibur meski berpuasa.

(Shilla Dipo, Images: Berbagai sumber)

You Might Also LIke