×

Stay in The know

Hotspot & Travel

6 Aturan Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Berwisata ke Jepang

6 Aturan Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Berwisata ke Jepang
Anggia Hapsari

Mon, 27 January 2020 at 08.01

Lakukan beberapa norma sosial ini saat wisata di Jepang. 

Durasi baca: 1 menit 


Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Kira-kira itulah pepatah yang harus Anda pegang saat berlibur di luar ‘kandang’ sendiri. 


Cara ini dapat membantu Anda menikmati suasana tanpa harus menimbulkan konflik di kemudian hari. Hal ini terutama berlaku saat Anda wisata di Jepang. 


Sebagai salah satu negara di Asia yang kaya akan norma sosial, Jepang adalah satu negara yang terkenal tertib dan menjunjung tinggi norma sosial.  Ada beberapa norma sosial yang harus Anda pahami sebelum terbang ke Negeri Sakura. Berikut adalah beberapa di antaranya:

(BACA JUGA: Stripe Japan: Gaya Minimalis Chic a la Perempuan Jepang)


TENANG 

Saat menaiki MRT—termasuk kereta dan bus—Anda akan dianggap sangat tidak sopan jika berbicara di ponsel.


Bahkan, Anda akan mendengar peraturan untuk mengubah mode suara ponsel menjadi silent mode. Anda juga dilarang untuk berbincang dengan suara yang terlalu keras. Hal ini akan dianggap tak sopan dan mengganggu penumpang lain.


SAATNYA  ANTRI 


Orang Indonesia masih ada yang tak sabar dan gemar menyerobot antrian. Saat Anda wisata di Jepang, Anda harus rela mengantri setiap saat, meskipun dalam kondisi terburu-buru. 


Hal ini terjadi hampir di semua tempat, mulai dari restoran, toilet umum, wahana bermain Disneyland, hingga saat hendak memasuki transportasi umum. 


JALAN LEBIH CEPAT 

Jika Anda berada di kota-kota besar, sebaiknya Anda berjalan dengan langkah yang cepat. Kedisiplinan mereka sepertinya membuat tempo berjalan menjadi semakin cepat. Jangan heran saat ada orang yang mengeluhkan cara berjalan Anda.

(BACA JUGA: Tips Jitu Mengatasi Panik Akibat Turbulensi Pesawat Terbang)


Jika Anda ingin lebih santai, jalanlah di jalur paling kiri. Demikian juga saat Anda sedang naik eskalator. Saat naik eskalator, jalur sebelah kiri adalah tempat untuk diam berdiri, sedangkan jalur sebelah kanan untuk berjalan mendahului. 



MAKAN TANPA SISA 


Orang Jepang sangat tidak suka ketika Anda meninggalkan sisa makanan di piring. Mereka sangat efisien dan tidak ingin membuang-buang makanan. 


Jadi, usahakan untuk menghabiskan hidangan yang sudah disajikan. Anda akan dianggap tak sopan jika meninggalkan makanan di piring. Mereka bahkan akan menanyakan kepada konsumen apakah makanan tersebut tidak layak untuk dimakan. 


Namun, jika semua makanan di Jepang serba lezat seperti di atas ini, kami yakin Anda pasti tak segan untuk  menghabiskan semuanya 'kan?


SNIFFELS 

Saat wisata di Jepang, jangan buang lendir sembarangan. Membuang lendir atau kotoran hidung di tempat umum adalah hal yang sangat kasar dan tidak sopan jika dilakukan di ruang publik. 


Jika Anda sedang dilanda flu, sebaiknya gunakan masker. Hal ini sangat umum dilakukan oleh penduduk setempat. Jadi jangan heran, jika Anda sering melihat penduduk yang mengenakan masker di ruang publik. 


BELAJAR BAHASA JEPANG SEDERHANA 

Saat wisata di Jepang, jangan berasumsi bahwa para penduduk bisa berbahasa Inggris. Masyarakat Jepang sangat menjunjung tinggi bahasa lokal. Anda akan cenderung sulit berinteraksi dengan masyarakat lantaran keterbatasan berbahasa. 


Cobalah untuk mempelajari beberapa kalimat dalam bahasa Jepang, seperti su-mi-ma-sen (permisi), a-ri-ga-tō  (terima kasih), ei-go ga ha-na-se-mas ka (apakah Anda berbicara Bahasa Inggris?), dan wa-ka-ri-ma-sen (saya tidak mengerti). 

(Agnes Priscilla, foto: unsplash.com/Emille Guillemot/ Manuel Consentino/ Vitchakorn)



You Might Also LIke