Stay in The know

Hotspot & Travel

5 Alasan Mengapa Saat Berpergian Jauh Anda Memerlukan Asuransi Perjalanan

5 Alasan Mengapa Saat Berpergian Jauh Anda Memerlukan Asuransi Perjalanan

Banyak yang merasa tidak perlu, namun faktanya Anda perlu menyertakan asuransi perjalanan demi kenyamanan.

Banyak yang masih awam dengan asuransi perjalanan. Demi menekan biaya, biasanya para pelancong—terutama asal Indonesia—memilih untuk tidak menyertakan asuransi perjalanan dalam setiap kepergiannya. Sewajarnya asuransi perjalanan disertakan mengingat tak ada orang yang mau menerima kejadian tak diinginkan selama perjalanan. 

Tak ada yang dapat memprediksi hari esok sehingga perlu menerapkan langkah antisipasi. Ya, kan? Lebih jelasnya, berikut adalah 5 alasan mengapa Anda membutuhkan asuransi perjalanan.


Jaminan Penerbangan

Waktu menunjukkan pukul 22.00 dan pesawat tiba-tiba saja dibatalkan, padahal Anda harus segera pulang. Siapakah yang akan mencarikan jadwal pengganti penerbangan sesegera mungkin agar Anda tetap melakukan perjalanan tepat waktu? Ini gunanya Anda menyertakan asuransi perjalanan sehingga ada jaminan atas keberangkatan dan kepulangan dari dan ke tempat asal dari destinasi yang dikunjungi. 


Jaminan Kesehatan

Paling menyebalkan jika sakit saat berpergian, apalagi jika penyakit tersebut butuh penanganan khusus seperti rawat inap. Tentu saja hal tersebut tak hanya menyita waktu berlibur namun juga uang di dompet. Karena itu, jika Anda pergi—apalagi dalam jangka waktu yang cukup lama—sebaiknya sertakan diri dengan asuransi perjalanan. Beberapa negara seperti kawasan Eropa bagian utara, wisatawan bahkan diwajibkan untuk menambahkan asuransi perjalanan selama 15 hari untuk langkah antisipasi.


Jaminan Akan Barang Bawaan

Kejadian tak terduga selama di perjalanan bisa saja terjadi. Untuk mengatasi hal-hal ini, maka asuransi perjalanan bisa membantu menemukan solusinya. Misalnya koper Anda tak ditemukan atau terjadi pencurian tas atau dompet hingga Anda kehilangan paspor. Pada kondisi ini asuransi perjalanan dapat memberikan kemudahan. Anda cukup menghubungi asuransi terkait dan mengikuti instruksi yang disarankan—bahkan ada beberapa penyedia asuransi yang justru menyediakan uang tunai sebagai dana darurat.




Jaminan Keselamatan

Kejadian seperti terorisme atau bencana alam merupakan hal yang paling ditakutkan saat melakukan perjalanan—apalagi jika Anda melakukan solo traveling. Dengan mengikuti asuransi perjalanan, Anda diprioritaskan menerima evakuasi sesegera mungkin. Tak hanya itu, asuransi pun dapat mengganti kerugian yang Anda alami atas kejadian tak menyenangkan tersebut.


Jaminan Jiwa

Asuransi perjalanan akan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan jika sewaktu-waktu nyawa Anda terancam. Kepulangan Anda pun akan dijamin oleh penyedia layanan asuransi sehingga keluarga dan kerabat pun mendapatkan bantuan ketika menghadapi situasi mendesak tersebut. 


Untuk memilih paket asuransi perjalanan, Anda perlu memerhatikan beberapa hal, seperti lamanya perjalanan dan destinasi wisata. Jika berkunjung ke negara-negara dengan visa Schengen, maka sudah pasti Anda diwajibkan untuk mengambil asuransi perjalanan. Jika Anda berwisata lebih dari satu minggu, GLITZMEDIA.CO menyarankan Anda melakukan perjalanan dengan asuransi. Liburan pun lebih menyenangkan dan menenangkan saat ada pihak yang menjamin perjalanan Anda, kan, Glitzy?

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

You Might Also LIke