Renovasi rumah memang diperlukan, namun perhatikan 7 hal ini sebelum melakukannya.

Awalnya, Anda mungkin memiliki rumah dengan ruang yang cukup untuk tinggal bersama suami. Namun, sama seperti keluarga yang tumbuh dengan kehadiran anak-anak, Anda tentu ingin rumah itu tumbuh sehingga dapat memiliki ruang lebih untuk menjadi tempat tinggal yang nyaman. Pada kondisi ini, renovasi bisa menjadi hal yang Anda perlukan.

Untuk melakukan renovasi rumah, ada banyak hal yang menjadi pertimbangan. Hal ini perlu dipikirkan agar hasil sesuai dengan yang diinginkan namun tidak membuat rekening rumah tangga jebol. Demi hasil renovasi rumah yang pas, Anda pun perlu mempertimbangkan 7 hal di bawah ini, Glitzy.


Anggaran

Many people believe that price reflects the quality. Hal tersebut nampaknya tak selalu benar, Glitzy. Sebelum Anda melakukan renovasi, sebaiknya lakukan observasi terlebih dahulu. Tanyakan pada keluarga dan kerabat yang pernah melakukan renovasi serupa. Tanya pula informasi seputar kontraktor yang tepat agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan. Window shopping and cost comparisons is necessary in this case. 

Jangan lupa untuk melebihkan minimal 20% dari total anggaran kebutuhan renovasi sebagai dana cadangan. Untuk memeroleh dana, GLITZMEDIA.CO menyarankan untuk mendapatkan dari hasil tabungan. Namun, meminjam dana pun boleh saja dilakukan, asalkan Anda sudah memikirkan kembali cara melunasinya dan beban cicilan yang akan ditanggung di bulan-bulan berikutnya. It won’t be fun if you have your dream house but haunted by the amount of debt, Glitzy.




Kontraktor

Di poin atas GLITZMEDIA.CO sudah menyinggung tentang kontraktor. Anda tentu pernah mendengar bagaimana renovasi rumah justru berakhir menjadi bencana dengan pengerjaan yang tak beres. Anda perlu melakukan survei dengan menanyakan banyak orang tentang kontraktor andalan mereka. Tanyakan keunggulan dan kekurangannya sebagai langkah antisipasi Anda. Pastikan Anda merasa yakin dengan calon kontraktor sebelum membuat perjanjian apapun. GLITZMEDIA.CO sarankan pula untuk memilih kontraktor borongan (harga hingga renovasi selesai) ketimbang harian agar lebih tenang atas penganggaran dana renovasi.


Realistis

Setiap orang tentu memiliki desain rumah impian, namun cobalah untuk menyesuaikan dengan anggaran serta kondisi rumah saat ini. Tentukan dari awal apa yang dapat Anda lakukan untuk mempercantik rumah. Jadi, bangunan saat ini adalah dasar imajinasi Anda. Jangan sampai Anda memaksakan merenovasi rumah sesuai dengan impian, namun justru berhenti di tengah jalan lantaran anggaran yang tak seimbang. Komunikasikan anggaran dan keinginan Anda pada kontraktor untuk mendapat solusi yang dibutuhkan.


Pemilihan Desain

Kembali kepada poin ketiga, Anda tentu memiliki ide akan desain rumah yang baru. Anda disarankan untuk memilih rancangan yang memiliki model (desain) tahan lama sehingga tidak menyesal di kemudian hari. Pikirkan baik-baik desain yang Anda inginkan agar tidak cepat merasa bosan karena terkikis waktu atau hanya trend semata—ingat rumah tidak sama dengan pakaian loh, Glitzy. 

Yang tak boleh terlupakan lagi, ingatlah Anda tinggal di negara tropis. Tak semua interior dan dekorasi yang indah dari hunian luar negeri mampu diimplementasikan di sini. Cobalah untuk mencari referensi desain yang relevan dengan melihat contoh-contoh dari berbagai sumber.




Detail Tambahan

Anda selama ini mungkin berpikir hanya tentang renovasi utama seperti penambahan ruang, perubahan warna dinding, dan sebagainya. Namun, ada hal-hal detail yang perlu diperhatikan seperti furniture, barang elektronik, dan detail lainnya untuk melengkapi renovasi Anda. Ingat bahwa hal detail ini juga perlu masuk dalam anggaran.


Tempat Tinggal Sementara

Saat renovasi besar, Anda dan keluarga mungkin membutuhkan tempat tinggal sementara. Pasalnya, debu serta alat-alat pengerjaan tentu bisa mengganggu kesehatan sekaligus kenyamanan Anda dan keluarga—apalagi bagi anak-anak. Rundingkan bersama suami di mana kaluarga Anda akan tinggal saat renovasi dilakukan.


Luangkan Waktu

Ingat bahwa Anda atau suami perlu mengawasi pengerjaan secara rutin agar semua hasil sesuai dengan perjanjian serta keinginan. Jangan sampai renovasi dilakukan, namun baik Anda atau suami tak bisa melakukan pengawasan sehingga bahan dan pengerjaan menjadi tidak terawasi dengan baik. Anda tentu tak mau menyesal di kemudian hari, kan? Jadi, diskusikan dulu dengan suami Anda mengenai jadwal pemantauan tersebut.

(Shilla Dipo, Images: Corbis)