Sebelum membeli, yuk baca dulu kelebihan dan kekurangannya di sini!


Seiring dengan perkembangan zaman, semakin banyak juga orang yang mulai sadar akan hidup sehat. Tidak hanya menjadi rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan-makanan yang sehat, tetapi juga mengganti alat masak dan alat makan yang semula berbahan stainless atau plastik menjadi yang lebih suistanable alias kayu.


Ya, meskipun alat masak berbahan kayu sudah ada sejak lama, tetapi belakangan ini keinginan orang akan alat masak berbahan kayu sangatlah tinggi. Nah, kalau kamu adalah salah satu yang mungkin mulai berpikir ingin mengganti alat masak di rumah menjadi bahan kayu, simak dulu kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.

(BACA JUGA: Ketahui Bahan Panci atau Wajan yang Paling Baik dan Sehat)



(Foto: pixabay.com/monicore)


KELEBIHAN

  • Alat masak kayu tidak akan merusak alat masak lainnya, alias tidak akan meninggalkan noda gores.

  • Alat masak kayu tidak menghantarkan panas. Artinya, akan lebih aman jika dipakai untuk memasak.

  • Karena tidak menghantarkan panas, maka kayu juga tidak memiliki sifat reaktif. Karena itu ketika dipakai untuk memasak, makanan yang kamu masak akan lebih aman karena tidak akan meracuni makananmu dengan zat-zat tertentu.

  • Alat masak kayu tidak gampang rusak dan cenderung lebih kuat jika dibandingkan dengan alat masak berbahan lain. Asalkan kamu bisa merawat dan menggunakannya dengan tepat, ya!

  • Alat masak kayu juga lebih bersih karena bakteri dan jamur tidak bisa hidup di atasnya. Terutama jika alat masakmu dibuat dari kayu pohon pinus dan ek. Sehingga buat kamu yang punya anak bayi dan balita, pilihan yang sangat tepat jika kamu mengganti alat masakmu ke alat masak berbahan kayu.

  • Terakhir, alat masak kayu sudah jelas lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan alat masak berbahan lainnya.


KEKURANGAN

  • Alat masak kayu lebih sulit dibersihkan dibandingkan dengan alat-alat masak berbahan stainless atau plastik. Partikel makanan lebih mudah menempel pada permukaan kayu, terutama jika permukaan kayu memiliki pori-pori.

    Sedangkan untuk melepaskannya, kamu tidak bisa merendam alat masak kayu di dalam air. Sebab kayu nantinya akan memuai jika direndam di dalam air untuk kurun waktu tertentu.

  • Alat masak kayu biasanya memiliki lapisan yang mengilap. Nah, lapisan yang mengilap ini akan menghilang dengan cepat, jika kamu tidak merawat alat masak kayu tersebut dengan baik. Plus, memudarnya lapisan mengilap tersebut akan meninggalkan retakan atau serpihan.

  • Alat masak kayu juga dengan mudah menyerap noda, jika kamu menggunakannya untuk memasak makanan dengan warna bahan yang kuat. Seperti tomat, cabai, kunyit, dan lain sebagainya. Jadi jangan heran kalau alat masak kayumu tiba-tiba berubah warna mengikuti warna bahan masakan yang kamu masak.


(Andiasti Ajani, foto: pexels.com/aphiwat chuangchoem)