Debu merupakan sumber penyakit, terutama menyebabkan gangguan pernapasan.

Durasi baca: 55 detik.


Debu adalah salah satu masalah paling umum yang dialami oleh semua orang di rumah. Masalahnya, debu-debu yang ada di dalam rumah justru berasal dari benda-benda yang erat dengan aktivitas kita.


Berikut ini adalah beberapa benda yang mudah tertempel debu sehingga wajib dibersihkan atau diganti tiap satu minggu sekali. Agar Anda dan keluarga dapat terhindar dari kuman penyebab penyakit dan jamur.

(BACA JUGA: Minimalkan Debu di Rumah Anda dengan Cara Berikut)


TEMPAT TIDUR

Benda pertama yang mudah menyimpan debu adalah tempat tidur. Mungkin Anda pernah merebahkan diri di atas tempat tidur setelah beraktivitas di luar. Hal-hal seperti itu adalah salah satu penyebab yang membuat tempat tidur Anda jadi mudah berdebu. Maka dari itu penting untuk rajin mengganti seprai, sarung bantal dan guling Anda setiap minggu.



(Foto: pixabay.com/keresi72)


KARPET/KESET

Sumber debu berikutnya adalah karpet atau keset. Terlebih jika karpet di rumah Anda berbahan wol, sudah pasti menjadi sasaran hinggapnya debu. Maka jika Anda memiliki karpet  di rumah, harus rajin mengganti dan membawanya ke laundry agar debu cepat rontok dan tidak dihinggapip tungau. Untuk keset, karena Anda lebih sering menggunakannya jadi wajib menggantinya dalam 3-4 hari sekali.


KAMAR MANDI

Meskipun terkesan tidak mungkin menyimpan debu karena sering tersiram air, namun ternyata dinding dan lantai kamar mandi juga bisa menyimpan debu. Jika tidak rajin dibersihkan, debu-debu yang menempel pada dinding dan lantai kamar mandi lama-lama akan berkerak. Kalau sudah berkerak, tentu akan semakin sulit dibersihkan.


PENDINGIN RUANGAN

Benda berikutnya yang mudah menyimpan debu adalah pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin. Maka dari itu penting untuk membersihkan AC atau kipas angin setiap minggu. Selain menjadi sumber penyakit, debu juga bisa merusak alat pendingin Anda. Kalau sudah rusak, Anda tentu harus merogoh kocek lebih dalam untuk biaya perbaikan atau bahkan membeli alat pendingin yang baru.


(Andiasti Ajani, foto: pixabay.com/mikesphotos)