Sebelum memutuskan, perhatikan dulu empat hal yang memengaruhi kondisi rumah perokok aktif.

Durasi baca: 1 menit


Umumnya luas tanah dan bangunan, desain, serta ada atau tidak adanya kerusakan menjadi hal utama yang wajib diperhatikan sebelum membeli rumah. Banyak orang—mungkin termasuk Anda—tak memerhatikan latar belakang dari pemilik rumah sebelumnya. 


Penelitian mengungkapkan jika rumah yang dulunya ditempati oleh perokok aktif—mereka yang merokok di dalam rumah—bisa memengaruhi kesehatan pemilik rumah berikutnya. Hal tersebut diungkapkan oleh penelitian yang dilakukan dr. George Matt dari San Diego State University.

(BACA JUGA: Denah Rumah Minimalis 2 Lantai)


Rumah seorang perokok aktif itu bagaikan sebuah waduk penuh polutan. Hal ini karena berbagai toksin menyerap masuk ke dinding rumah, gipsum, bahkan terutama karpet,” ungkapnya. 


Tak hanya soal kesehatan, Anda pun perlu memikirkan banyak hal sebelum memutuskan untuk membeli rumah dari perokok. Berikut ulasan lengkapnya.


RISIKO KESEHATAN CALON PENGGUNA RUMAH

Risiko kesehatan muncul akibat adanya “Third-Hand Smoke” atau yang biasa disingkat THS. THS merupakan residu lekat dari rokok yang dapat mengontaminasi ruangan. Residu tersebut mengandung berbagai zat kimia berbahaya, termasuk nikotin. 


Residu ini bisa melekat pada bagian-bagian rumah, selama berminggu-minggu, bahkan tahunan apabila tidak dibersihkan, meskipun pemilik rumah sudah berhenti merokok.  

(BACA JUGA: Inilah 5 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Tubuh)


Tak hanya berbahaya untuk dihirup, THS juga mengancam apabila disentuh—terutama oleh anak-anak. THS erat kaitannya dengan berbagai penyakit, seperti kerusakan hati dan paru-paru, hiperaktif, diabetes tipe 2, hingga kanker.


NODA SULIT HILANG

Asap rokok yang menempel pada langit-langit, lantai, lubang ventilasi, dan dinding ternyata dapat meninggalkan noda kuning kecokelatan. Lebih menyebalkan lagi, noda ini sangat sulit untuk dihilangkan. 


Selain itu, warna jendela pun menjadi buram karena zat kimia yang menempel.  Jika sudah seperti ini, Anda akan sulit membersihkannya. Lebih baik, gantilah jendela tersebut dengan yang baru. 


Residu nikotin yang menempel di rumah memang sangat sulit untuk dihilangkan. Anda butuh perawatan berbulan-bulan untuk menghilangkannya.


BAU ROKOK YANG MENEMPEL

Bagi Anda yang bukan perokok, bisa jadi bau rokok yang tertinggal akan sangat menyengat di hidung. Hal ini akan Anda alami ketika memasuki rumah perokok. 


Hal yang mungkin bisa dilakukan adalah membersihkan secara menyeluruh rumah tersebut. Sayangnya, residu yang belum hilang tersebut terkadang sudah tak terdeteksi oleh indra penciuman Anda, namun masih dapat dihirup oleh anak-anak dan juga hewan peliharaan. 


“Hal ini dapat meningkatkan risiko kanker, dan menjadi pencetus asma, hingga iritasi saluran pernapasan,” jelas dr. Penelope Quintana, Enviromental Health Scientist.


SPOT ATAU AREA PERNAH TERBAKAR

Tak semua perokok menggunakan asbak sebagai pembuangan debu rokok, terutama jika mereka selalu merokok di kamar mandi. Tak jarang mereka pun mematikan rokok tidak pada tempatnya sehingga meninggalkan bercak di sekitar tembok. 


Jika tak butuh perbaikan, Anda pun perlu melakukan pembersihan berkali-kali terutama pada bagian langit-langit, dinding, dan lantai. Anda perlu menggosoknya berulang, kemudian melapisinya kembali dengan pelapis cat (untuk dinding dan langit-langit), minimal 2 – 3 kali.

(Agnes Priscilla, foto: unsplash.com/ Andres Siimon)