Stay in The know

ads

Home, Decor, & Tips

4 Hal Penting Saat Memilih Selimut

4 Hal Penting Saat Memilih Selimut

Jangan sembarangan, memilih selimut yang tepat dapat membuat tidur Anda sekeluarga lebih berkualitas. 

Durasi baca: 1 menit


Meskipun rata-rata suhu di Indonesia cenderung hangat, namun tetap saja setiap rumah membutuhkan selimut. Selimut yang nyaman dapat memberikan tidur yang berkualitas, sehingga peran selimut tetap penting. Bila Anda masih bingung dalam memilih selimut, Anda bisa menggunakan panduan berikut ini untuk memilih selimut yang tepat.

(BACA JUGA: Cara Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil)



KETEBALAN SELIMUT

Selimut mempunyai ketebalan yang berbeda-beda mulai dari yang tipis hingga paling tebal. Pilih ketebalan selimut sesuai dengan kebutuhan. Ada baiknya jika selimut yang Anda pilih tidak terlalu tebal ataupun tipis agar tetap dapat digunakan pada cuaca apapun. Namun, jika Anda tinggal di daerah bersuhu hangat, selimut berbahan lembut dan tipis tentu jauh lebih berguna dibanding selimut berbahan tebal.


BAHAN YANG TEPAT


Sebelum membeli selimut, kita harus mempertimbangkan faktor suhu harian di kamar dan daerah tempat tinggal kita. Selain ketebalan selimut, pemilihan bahan juga harus diperhatikan dengan baik. Selimut dibuat dari bahan yang berbeda-beda, misalnya bahan bulu, polyester, katun, dan sebagainya. Beda bahan selimut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga harus diperhatikan dengan teliti. 


BERAT SELIMUT

Berat selimut juga memengaruhi kenyamanan tidur seseorang. Jika Anda tengah mengalami stres dan gangguan tidur, ada baiknya untuk memilih selimut yang agak tebal. 


Penelitian dari Universitas Yale, Amerika Serikat menunjukan bahwa selimut yang berat dan tebal mampu bertindak sebagai alat terapi bagi orang dengan gangguan tidur atau rasa cemas. Hal ini disebabkan karena  selimut dapat memberikan rasa relaks ketika menimpa tubuh seseorang. Meski demikian, perhatikan suhu kamar Anda agar tidak kepanasan.


CEK JAHITANNYA

Yang tidak kalah penting adalah cek terlebih dahulu jahitannya. Motif jahitan menentukan tingkat kualitas dan kehangatan pada selimut Anda. Jahitan thermal cenderung lebih longgar sehingga membuat udara lebih mudah masuk. 


Sedangkan jahitan rajut cocok untuk Anda yang tinggal di wilayah bercuaca dingin. Selimut rajut biasanya terdapat pada selimut berbahan wol dan kain sintetis. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Pexels/ Rawpixels/ Isabelle Taylor/ Simon Matzinger)

You Might Also LIke