Siapa bilang Anda bukan green thumb? Begini cara merawat sukulen agar tetap cantik dan tumbuh sehat.

Durasi baca: 1 menit


Sukulen merupakan tanaman kaktus hias yang cantik dijadikan sebagai dekorasi rumah atau dipajang di atas meja kantor. Bagi Anda yang baru saja memulai hobi merawat tanaman di rumah, sukulen merupakan tanaman yang cocok untuk Anda. Meski demikian, Anda tetap perlu mengetahui cara merawat sukulen dong!


Hal ini karena sukulen bukanlah tanaman “rewel” yang membutuhkan perawatan berlebih. Meski demikian, bukan tidak mungkin sukulen menjadi busuk dan tidak bertumbuh cantik. Simak tips sederhana berikut agar sukulen bertumbuh sehat dan memanjakan mata Anda.

(BACA JUGA: Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam Di Depan Rumah)



BERI SINAR MATAHARI YANG CUKUP

Sukulen merupakan jenis tanaman yang menyukai sinar matahari. Tapi, hati-hati. Anda cukup menjemur sukulen di bawah sinar matahari pagi selama 5-6 jam.


Jangan letakkan sukulen di area yang terkena paparan sinar matahari langsung. Hal ini bisa membuat kulit tanaman sukulen mudah terbakar dan muncul noda kehitaman. Lebih baik, letakkan sukulen di samping jendela sebagai area teduh yang sering mendapatkan sinar matahari.


PILIH POT YANG BERLUBUBANG DI AREA BAWAH

Cara merawat sukulen yang kedua adalah memastikan pot yang Anda gunakan memiliki lubang-lubang kecil di dasarnya. Selain itu, pilihlah pot berukuran sedang. Jangan gunakan pot yang terlalu kecil karena membuat sukulen sulit untuk “bernapas” .

(BACA JUGA: Dekorasi Rumah Unik)


SIRAM SUKULEN SETIAP SEMINGGU ATAU DUA MINGGU SEKALI

Memerhatikan bentuk daun sukulen menjadi cara merawat sukulen yang tak kalah penting. Kuncinya, semakin tebal daun sukulen artinya semakin sedikit air yang dibutuhkan oleh sukulen. Sukulen sebaiknya disiram setiap seminggu atau dua minggu sekali, tergantung kelembapan area dan kekeringan tanaman.


Jika Anda meletakkan tanaman sukulen di luar ruangan, siramlah setiap seminggu sekali. Sedangkan jika Anda meletakkan tanaman sukulen di dalam ruangan, siramlah setiap dua minggu sekali.


Selesai menyiram tanaman, pastikan tidak ada air yang menggenang di daun sukulen. Selain bisa membuat tanaman sukulen busuk, genangan bulir air pada daun dapat membiaskan cahaya ke bagian daun dengna intensitas ekstrem.


MEDIA TANAM

Cara merawat sukulen selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. Sukulen tidak bisa terkena air terlalu lama. Letakkan pasir malang atau bebatuan di lapisan paling bawah pot untuk mengurangi kelembapan. Campur tanah dengan pupuk kandang, lalu tutup bagian atas tanah dengan sekam bakar.


Namun, cara merawat sukulen yang jangan Anda lewatkan adalah pemberian pupuk secara berkala. Pupuk yang sebaiknya digunakan adalah pupuk NPK yang kaya akan fosfor, kalium, dan unsur hara nitrogen. Tak perlu terlalu banyak, gunakan sebanyak 2-3 butir saja.

(Anggia Hapsari, foto: instagram.com/ cactusku.id/ sukulent_dans_kaktus, unsplash.com/ )