Stay in The know

Decor & Interior

Temukan Cara Tepat Merawat Sofa Berbahan Kulit Secara Menyeluruh

Temukan Cara Tepat Merawat Sofa Berbahan Kulit Secara Menyeluruh


Untuk menghadirkan kesan mewah dan elegan di dalam rumah, biasanya sofa (atau kursi dengan bantalan) kulit lah yang menjadi pilihannya. Namun, lama-kelamaan sofa kulit sering dihadapakan pada kondisi kusam karena perubahan warna—atau lebih parahnya lagi menimbulkan retakan-retakan halus pada permukaan kulit. Tentu hal ini sangat mengganggu dan membuat sofa Anda terlihat tak layak pakai dan kumuh.

Karena itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara merawat sofa kulit agar kesan mewah dan elegan tak hilang dari rumah Anda. Untuk itu, Glitz Media menjabarkan secara lengkap bagaimana cara perawatan, pembersihan rutin, hingga cara membersihkan sofa berbahan kulit saat terkena noda. Simak penjelasannya, Glitzy.


Perawatan

Jika memerhatikan kulit pada sofa baru, maka Anda akan menemukan lapisan teratas yang berminyak menutupi permukaan sofa kulit. Nah, minyak alami ini berfungsi untuk melindungi kulit sofa dari kekeringan yang bisa menyebabkan keretakan kulitnya. Agar perawatan sofa maksimal Anda memerlukan:

1. Produk cairan pelembap atau kondisioner yang memiliki kandungan minyak khusus untuk material kulit. Karena berbahan kimia, Anda perlu membaca keterangan penggunaan produk tersebut secara tepat. Cobalah produk terlebih dulu pada permukaan kulit yang tersembunyi. Jika warna kulit tak berubah, Anda bisa gunakan pada semua bagian kulit sofa. Jangan lupa menggunakan lap kain berbahan lembut, tidak menekan kuat saat mengoleskan pelembap ke seluruh permukaan kain.

2. Jangan letakkan sofa di tempat yang langsung bersinggungan dengan suhu panas. Letakkan setidaknya satu meter dari sumber panas. Ini disebabkan suhu panas dapat membuat permukaan sofa menjadi lebih cepat kering sehingga akan lebih mudah retak. 


Pembersihan Rutin

1. Bersihkan permukaan sofa kulit dari debu menggunakan kemoceng yang berbahan bulu halus setidaknya seminggu sekali. Jika Anda memilih menggunakan vacuum cleaner, gunakan bagian ujung yang bersikat halus. Gunakan secara berhati-hati dan jangan ditekan karena akan menimbulkan goresan pada permukaan sofa. Pastikan sudut dekat jahitan dan celah-celah lainnya juga dibersihkan dengan baik, karena di bagian tersebut lah kotoran banyak berkumpul.

2. Lap sofa kulit secara menyeluruh menggunakan kain bersih berbahan lembut yang telah dibasahi dengan sedikit air hangat. Lakukan hal ini seminggu sekali terutama pada bagian sofa yang sering bersentuhan dengan kulit manusia secara langsung.

3. Oleskan kondisioner atau pelembab khusus berbahan kulit. Jangan lupa membaca aturan pakai secara seksama agar warna kulit tidak berubah. Bahan kimia pada produk mungkin ckup keras, maka gunakanlah produk cairan pembersih kulit sebanyak 3-4 kali seminggu—jangan terlalu sering.

4. Untuk menghilangkan bau apek, jemur sofa sebulan sekali di luar ruangan pada pagi hari sekali atau sore saat matahari tidak terlalu terik. Cukup 1 jam menjemurnya, jangan terlalu lama agar kulit sofa tak menjadi kering dan retak.


Cara Membersihkan Dari Noda

1. Tepuk dan tekan kulit sofa di satu titik, angkat, baru pindah ke titik lain, saat membersihkannya dengan lap setengah basah. Jangan menyeka atau menggosoknya. Karena permukaan kulit sangat sensitif, besar kemungkinan warna kulit bisa berubah jika Anda menggosok atau menyekanya terlalu kuat dan sering. 

2. Gunakan produk pembersih khusus kulit untuk menghilangkan noda yang lebih serius. Ingat, warna kulit juga menjadi hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih produk pembersih.

3. Oleskan pelembap khusus bahan kulit untuk mengembalikan kelenturannya. Ingat, baca aturan penggunaannya dengan baik, Glitzy.

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

You Might Also LIke