Stay in The know

Home, Decor, & Tips

Petunjuk Penting Membuat Kamar Tidur Anak Selalu Aman dan Nyaman

Petunjuk Penting Membuat Kamar Tidur Anak Selalu Aman dan Nyaman

Anda perlu memastikan keamanan dan kenyamanan anak di kamar tidurnya sendiri. Ini petunjuknya!

Menginjak usia balita, sebagian dari Anda mulai memberikan kamar tidur sendiri untuk sang buah hati. Hal ini tentu menjadi bagian dari perkembangannya dengan tujuan ia mandiri, berani tidur sendiri, sekaligus belajar menjaga kebersihan dan kerapian kamarnya. Namun, seringkali rasa khawatir muncul di benak Anda ketika harus membiarkan anak tidur sendiri. Apakah keamanannya akan terjamin?

Kekhawatiran ini sepantasnya tak menjadi halangan bagi Anda untuk memberikannya kamar sendiri. Asalkan, Anda memerhatikan berbagai ketentuan untuk keamanannya. Apa saja? Lihat selengkapnya di sini, Glitzy.


Alarm Asap


Seringkali terlupa, padahal hal ini sangat penting. Pasanglah detektor asap di kamar anak Anda dan pastikan untuk memeriksa fungsinya secara rutin. Tak perlu seperti yang terpasang di mall di mana detektor dapat mengeluarkan air. Setidaknya, alarm itu akan berbunyi ketika ada asap di kamar anak Anda.


Penutup Stop Kontak


Anak kecil biasanya memiliki rasa penasaran yang tinggi—termasuk dengan stop kontak. Untuk melindunginya dari sengatan listrik yang berbahaya, gunakan penutup stop kontak. Biasanya, penutup ini menggunakan isolator berbahan karet sehingga aman kalaupun terjangkau anak-anak.


Karpet Karet


Jika ingin melengkapi kamar anak dengan karpet, pilihlah jenis karpet yang dilapisi karet di bagian bawahnya. Hal ini berfungsi membuat karpet tetap merekat di lantai dan tidak licin saat Anak sedang berjalan atau berlarian di atasnya. 


Safety Rail


Keaktifan buah hati saat terjaga seringkali terbawa dalam lelapnya. Ia pun seringkali berganti posisi ketika tidur tanpa sadar. Hal ini membuat anak berpotensi lebih mudah jatuh dari tempat tidurnya. Karena itu, pilihlah ranjang yang rendah dan lengkapi dengan safety rail agar anak tidak terjatuh saat pindah posisi (bergerak) dalam tidurnya.


Tempat Tidur


Berikut adalah panduan ukuran untuk tempat tidur anak Anda:

JENIS KASUR
UKURAN (CM)
RENTANG USIA 
Toddler Bed
68.58 x 132.08
1 – 4 tahun
Twin Sized Bed
99.06 x 190.5
4 – 18 tahun
Full Sized Bed
137.16 x 190.5
8 – 18 tahun

Pilihlah kasur dengan yang rendah agar lebih aman untuk anak. Jika kasur dewasa rata-rata memiliki tinggi 25 inchi—sekitar 63 cm—maka pilihlah yang lebih rendah dari tinggi tersebut, sekitar 47 cm.


Furniture


Pilihlah furniture ramah anak dengan ujung membulat untuk menghindari benturan yang menyebabkan luka. Tak hanya meja, namun kasur, kursi, keranjang mainan, dan lainnya harus memiliki ujung yang tidak tajam pula. (BACA: Rounded Furniture: Desain Yang Modern dan Aman, Pilihan Tepat Untuk Keluarga). 


Kaca Akrilik


Baiknya, hindari penggunaan kaca pada pintu atau pun meja dan kursi. Namun jika harus, pilihlah kaca akrilik yang lebih aman ketimbang kaca biasa. Pasalnya, kaca akrilik tahan benturan hingga 17 kali lebih kuat dibandingkan kaca biasa serta bersifat struktural sehingga dapat dipakai untuk menahan beban.


Pintu


Your child’s room should not have a door that locks if he or she is very young. Hal ini untuk menghindarkan buah hati mengunci pintu saat sedang marah. Sebagai pilihan, Anda dapat memilih pintu dengan gagang kenop (doorknob). Jadi, Anda tetap dapat mengakses ke kamar tidurnya menggunakan kunci khusus, kalaupun anak terlanjur menekan tombol kunci pada gagang kenop.

(Shilla Dipo, Images: Berbagai sumber)

Author:

You Might Also LIke