ads



Stay in The know

Career & Money

Trik Jitu Hemat Budget Sebelum dan Sesudah Lebaran

Trik Jitu Hemat Budget Sebelum dan Sesudah Lebaran


Memasuki bulan Ramadhan, umumnya pengeluaran akan meningkat dari biasanya. Melonjaknya harga bahan pangan, persiapan merayakan Idul Fitri, ditambah menyediakan ‘amplop’ amal untuk sanak saudara akan menjadi agenda utama pengeluaran Anda. Bukan, bukannya dilarang melakukan semua itu, hanya saja Anda harus lebih bijak mengelola keuangan agar tak berakhir tekor ketika momen Lebaran selesai. Berikut ini tip jitu agar kantong Anda tetap 'aman' sebelum dan sesudah momen Lebaran!


Belanja Sesuai Kebutuhan 

Banyak wanita—khususnya para ibu yang menyepelekan masalah menu sahur dan buka puasa. Tak punya waktu dan tak mau repot kerap menjadi alasan untuk membeli masakan jadi. Rencanakan apa yang ingin belanjakan saat ke supermarket atau pasar untuk mencegah pengeluaran yang tak penting. Pastikan Anda membelanjakan kebutuhan pangan sesuai jumlah anggota keluarga—jangan sampai kekurangan. Menyediakan bahan pangan cadangan boleh saja, selama itu tidak berlebihan yang berakibat makanan terbuang sia-sia atau basi di kulkas. 


Batasi Undangan Buka Puasa Bersama 

Janji buka puasa bersama umumnya menjadi salah satu momen yang akan dilakukan banyak orang untuk menjaga silahturahmi. Glitzy harus bisa mengatur strategi bagaimana mengelola keuangan tetap berhemat tanpa harus menolak undangan buka puasa yang datang. Pilih saja menu paket hemat di restoran atau beri ide buka puasa dengan cara potluck. Batasi undangan buka puasa yang datang, hanya seminggu 2 kali saja misalnya. Dengan begitu Glitzy akan menghemat pengeluaran.


THR Hanya Untuk Hari Raya

Rasa senang saat menerima THR harus disertai sikap bijak saat menggunakannya. Segala kebutuhan dan keperluan untuk hari Raya Lebaran sebaiknya hanya diambil dari THR saja—jangan mencampur aduknya dengan keuangan kebutuhan lain. Yang keliru adalah menggunakan THR untuk berfoya-foya pada hal yang tidak direncakan. Dampaknya, pengeluaran berlebihan bisa mengambil jatah bagian keuangan lain—yang sebenrnya sudah memiliki porsi kebutuhan sendiri. Yang ada, usai Lebaran Anda sudah tidak memiliki cadangan dana lagi, nih... 


Tampil Baru Dengan Stok Lama

Tak salah menggunakan busana lama Anda untuk merayakan Lebaran. Coba bongkar lemari Anda, lakukan mix and match untuk mendapatkan penampilan yang baru—meskipun dengan busana stok lama. Jangan memaksakan diri untuk selalu membeli busana Lebaran baru atau menjahitkan seragam untuk seluruh anggota keluarga. Kebersamaan tak lagi diukur dari busana seragam dalam keluarga, melainkan kerukunan yang terjalin, bukan? 


Mudik Tidak Harus Hari H

Mudik dan berkumpul dengan keluarga merupakan tradisi yang tak bisa dilewatkan saat Lebaran. Sayangnya, pada momen ini harga tiket transportasi umum sering melonjak dua hingga tiga kali lipat. Jika masih bisa ditoleransi, Anda bisa menyiasati melakukan mudik setelah Lebaran usai. Umumnya, harga tiket transportasi umum lebih murah dan kepadatan pengguna pun sudah berkurang. Walaupun momennya sudah lewat, rasa kebersamaan bersama keluarga tidak akan pernah hilang, kok, Glitzy. 

(Saskia Damanik & Elizabeth Puspa, Image: Corbis)

You Might Also LIke