Perlu diperhatikan untuk kamu yang baru mau mulai.


Tidak ada kata terlambat ketika ingin memulai sesuatu yang baru. Termasuk buat kamu yang ingin sekali berkarya via platform digital. Entah itu melalui website atau media sosial seperti YouTube atau Instagram.


Ibaratnya, daripada kamu mulai duluan tetapi modalnya nihil, lebih baik terlambat sedikit tetapi modal yang kamu pegang banyak.


Daripada kamu mulai berkarya di platform digital tanpa pengetahuan yang lengkap, lebih baik terlambat sedikit tetapi modal pengetahuan dan informasi yang kamu punya soal cara main dunia digital lebih banyak.


Beberapa waktu lalu, GLITZMEDIA berkesempatan untuk mengikuti workshop bertajuk ‘Bagaimana Jurnalis Memaksimalkan Konten di Platform Digital’, yang diselenggarakan oleh Tokopedia.


Meskipun workshop ini digelar untuk jurnalis, tetapi ada beberapa poin pembahasan umum yang bisa diperhatikan oleh masyarakat yang mau terjun berkarya ke dunia digital. Apa saja sih poin-poin yang dimaksud? Langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

(BACA JUGA: Semakin Berkembang, Perusahaan Digital Marketing Adplus Lakukan Rebranding)


MENGENAL PLATFORM YANG KAMU PAKAI

Tips pertama yang harus kamu pahami adalah soal platform digital yang mau kamu gunakan untuk berkarya. Apakah itu website, atau platform media sosial seperti YouTube, Instagram, Facebook, mungkin TikTok.


Mengapa? Karena setiap platform memiliki jenis pasarnya sendiri. Karena itulah sebelum memutuskan untuk mau membuat apa, kamu harus tahu dulu platform apa yang mau kamu pakai.


Setelah tahu mau berkarya di platform apa, penting untuk mempelajari banyak hal secara detail tentang platform tersebut.


PILIH TOPIK YANG RELEVAN

Setelah tahu mau berkarya di platform apa, maka tips berikutnya adalah memilih topik atau jenis karya yang mau kamu angkat. Ketika memilih topik ini, pastikan jangan terpaku dengan tren atau karya apa sih yang cepat trending.


Tapi jauh lebih penting daripada itu adalah kamu harus menguasai topik yang kamu pilih. Ibaratnya, jangan ngomongin sepakbola kalau kamu saja tidak tahu berapa jumlah pemain sepakbola saat bertanding di lapangan.


Atau mau mengangkat topik soal review makanan tapi kamu sendiri adalah picky eater. Memilih topik yang tepat, akan memudahkan kamu untuk membangun identitas karya yang kamu buat.



(Foto: unsplash.com/jenny ueberberg)


KUASAI PUBLIC SPEAKING

Tips ketiga yang juga penting untuk diperhatikan adalah kamu harus menguasai public speaking. “Ah tapi saya mau buat karya yang tidak ada suaranya?” atau “Tapi saya tidak akan muncul di dalam video, saya akan pakai talent”.


Bukan, bukan itu poinnya. Menguasai public speaking sangat penting bagi seorang kreator konten, supaya mereka bisa menyasar audiensnya dengan tepat. Tanpa kemampuan public speaking yang baik, konten atau karya yang kamu buat tidak akan menarik perhatian orang.


Belum lagi kalau tujuan kamu berkarya adalah untuk bisnis. Tentu saja karya yang kamu buat menjadi satu-satunya alat marketing yang bisa memancing penjualan.


KOLABORASI AKTIF DI MEDIA SOSIAL

Tidak bisa dipungkiri bahwa zaman sekarang orang lebih attach dengan media sosial dibandingkan platform-platform digital lainnya. Editor GLITZMEDIA saja kalau mencari inspirasi berita biasanya scrolling via Instagram, baru pindah ke platform website berita tertentu.


Ya, media sosial sepenting itu untuk hidup manusia zaman sekarang. Karena itu, kalau kamu sudah memilih ingin berkarya di platform apa, bukan berarti platform digital lainnya tidak kamu gunakan.


Contoh: kamu mau berkarya dengan membuat website. Sebisa mungkin kamu juga menurunkan karya-karya kamu di platform digital lainnya. Seperti YouTube, Instagram, Twitter, atau mungkin TikTok.


Intinya, semakin tersebar luas karya yang kamu buat, maka semakin besar juga keberhasilan kamu dalam membuat karya tersebut. Tidak bisa dipungkiri, viral adalah tujuan dari semua kreator konten digital, kan?


JANGAN MUDAH MENYERAH

Tips terakhir dan mungkin yang paling penting adalah jangan mudah menyerah. Kalau kamu memang mau berkarya di platform digital, tekad yang kamu punya harus bulat. Teruslah berusaha membuat konten, sampai konten kamu di-notice oleh audiens.


Tidak mudah memang membuat karya yang di platform digital. Terlebih kamu harus bersaing dengan kreator konten yang ketika merilis karya, tidak perlu diragukan lagi jumlah penontonnya.


Tetapi jangan terintimidasi terhadap hal-hal semacam itu. Sebab kalau kamu sudah memahami cara bermainnya, semua hanya tinggal waktu. Percayalah, dari sepuluh konten yang kamu buat pasti ada satu atau dua konten yang mencuri perhatian pasar. Semangat!



(Foto: unsplash.com/william iven)


(Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/nordwood themes)