Apakah Anda ingin memulai bisnis fashion? Simak perbincangan dengan TBF Consultant berikut ini .

Durasi baca: 1 menit


Pandemi memang membuat semua orang perlu berpikir lebih kreatif untuk bisa terus berkarya dan bertahan. Apalagi jika Anda tengah berbisnis atau baru memulai bisnis baru. Kondisi yang tak mudah kali ini memang seringkali menyita pikiran.


Meski demikian berbisnis sesuai kegemaran Anda tentu menjadi suatu hal yang sangat menyenangkan. Sebut saja bisnis kuliner dan fashion yang sedang naik daun tahun ini.


Jika Anda sedang berpikir untuk memulai atau makin menancapkan kuku di ranah bisnis fashion, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui agar tidak salah langkah. Menurut Melynda Babyana, selaku Founder dari The Bespoke Fashion Consultant, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui yaitu:

(BACA JUGA: Kacamata yang Cocok untuk Wajah Bulat)



SELALU IKUTI TREN BUSANA

Saat Anda ingin terjun ke dunia fashion, Anda tentu wajib “melek” tren fashion. Hal ini penting untuk membantu menentukan koleksi busana yang akan Anda tawarkan ke pasar.


Cobalah untuk browsing berbagai website fashion dari brand mode terpercaya, media sosial, hingga deretan busana yang hadir di panggung fashion show di kota mode dunia sebagai inspirasi.


TENTUKAN BUJET & HARGA JUAL

Hitunglah semua biaya yang Anda keluarkan untuk menciptakan sebuah koleksi busana dan selembar busana. Mulai dari bahan yang Anda gunakan, biaya penjahit, biaya jasa, hingga biaya kreatif.


Dari sini, Anda bisa menentukan harga jual untuk target konsumen yang Anda tuju. Sesuaikan harga jual tersebut dan tujukan untuk target konsumen Anda: menengah ke atas atau konsumen menengah ke bawah.

(BACA JUGA: Model Baju Kerja Perempuan)



Jika masih bingung bagaimana cara perhitungan yang tepat sesuai target konsumen yang Anda tuju, Anda bisa berkonsultasi dengan konsultan fashion seperti The Bespoke Fashion Consultant.


KETAHUI SUMBER BAHAN YANG TEPAT

Untuk menciptakan busana yang ingin Anda pasarkan, Anda tentu memerlukan bahan baku kain hingga aksesori seperti kancing atau zipper yang tepat sesuai bujet.


Sayang, pengetahuan sourcing yang terbatas seringkali membuat pebisnis mode awal berpikir untuk mencari bahan ke luar negri. Harapannya, agar material bahan yang diperoleh lebih berkualitas. Namun belum tentu sesuai dengan bujet, atau malah bikin bujet bengkak. Sehingga harga jual pun menjadi lebih mahal.


The Bespoke Fashion Consultant (TBF Consultant) lahir sebagai solusi untuk melahirkan brand fashion lokal inovatif dan sustainable secara bisnis. Kami bahkan tak keberatan untuk membantu Anda memulai brand dari nol hingga launching dengan memanfaatkan sumber daya lokal baik dari sourcing hingga production,” ujar Baby.

(BACA JUGA: Langkah ini Perlu Dilakukan oleh Pelaku Bisnis agar Terus Bertahan di Tengah Pandemi)



Terkait dengan kebutuhan pencarian material bahan busana, di TBF consultant para local brand yang dalam proses inkubasi justru diminta untuk banyak menggunakan material lokal yang berkualitas. Kami memiliki banyak koneksi dengan semua supplier dan manufacture lokal untuk mengakomodasi kebutuhan bahan lokal berkualitas yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik brand lokal,” jelas Baby lagi.


STORE YANG MENARIK

Manusia adalah makhluk yang sangat visual. Jika Anda memilih bisnis fashion, mau tidak mau Anda pun perlu membuat tampilan store offline dan online \yang menarik. Apalagi ini merupakan era digital.


Visual yang menarik akan membuat pelanggan dan calon pelanggan betah stalking dan membeli produk tanpa ragu.


JALUR PROMOSI YANG EFEKTIF

Ini merupakan elemen yang tak kalah penting untuk Anda. Anda juga perlu memikirkan jalur marketing yang tepat agar brand baru yang Anda pegang dapat dikenal banyak orang.


Ada beberapa langkah digital marketing yang perlu Anda lakukan seperti social media marketing, email marketing, website, mendaftarkan brand Anda ke marketplace tertentu, influencer marketing, hingga pemilihan image yang tepat untuk diunggah ke media sosial, website, dan marketplace.


Berbicara tentang image produk yang digunakan untuk diunggah ke media sosial, website, dan marketplace, pastikan foto yang Anda gunakan original dan informatif. Sertakan informasi lengkap seputar produk mulai dari model, brand, harga, material bahan kain, dan sebagainya.

(Anggia Hapsari, foto: TBF Consultant)