Kalau Anda sedang mengalaminya, yuk mulai merapikan CV!

Durasi baca: 1 menit.


Bekerja adalah hal yang terkadang rasanya malas sekali dijalankan. Tetapi banyak dari kita yang pada akhirnya tetap menjalankan pekerjaan yang kita pilih, demi mendapatkan uang. Entah itu pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kita, maupun yang tidak.


Tetapi tahukah Anda, ketika menjalankan pekerjaan dengan setengah hati, sebetulnya ada efek buruk yang juga Anda dapatkan. Maka dari itu, coba sekarang perhatikan lagi. Apakah ada satu di antara lima hal berikut yang mungkin sedang Anda alami?


Jika ada, maka tandanya mungkin ini adalah saatnya bagi Anda untuk mengundurkan diri dan memulai hari baru di perusahaan atau bidang pekerjaan lain.

(BACA JUGA: Cara Menggunakan LinkedIn Agar Tepat Guna) 


MALAS BERANGKAT KERJA

Baru bangun tidur saja, rasanya sudah ingin tidur lagi. Atau ketika baru sampai di kantor, rasanya sudah mau pulang saja. Bila Anda sekarang sedang merasakan hal ini, maka bersiap-siaplah untuk mencari pekerjaan baru.


Pada dasarnya, ketika memulai hari kita harus menstimulasi energi positif yang ada di dalam diri kita. Supaya, kelanjutan hari kita juga akan positif dan baik. Tetapi jika Anda memulai hari saja dengan hawa-hawa negatif, maka rasanya percuma Anda menjalankan kegiatan di hari itu karena sama sekali tidak ada hal positif yang Anda dapatkan.


PEKERJAAN MULAI MELENCENG DARI JOB DESK

Poin kedua ini seringkali terjadi dan mungkin juga dialami oleh Anda. Saat direkrut, perusahaan menjelaskan bahwa job desk atau hal yang akan Anda kerjakan adalah A, B, C, D, dan E. Namun faktanya, itu hanya terjadi di awal saja.


Selebihnya pekerjaan Anda seperti PALUGADA: Apa Lu Mau Gue Ada. Alias jadi melakukan semua hal. Bahkan, tidak jarang ada juga karyawan yang terpaksa mengerjakan job desk rekan kerjanya, karena rekan kerjanya ini bisa dibilang tidak mumpuni.


Kalau sudah begini, tidak masalah jika Anda berpikir untuk resign. Mengapa? Karena pada akhirnya, Anda juga harus menghitung. Apakah jumlah gaji dan pekerjaan Anda value to value? Apakah angka yang diberikan perusahaan sepadan dengan kondisi pekerjaan Anda?



(Foto: unsplash.com/you x ventures)