×

Stay in The know

Career & Money

Merencanakan Keuangan Dengan Kartu Kredit? Bisa!

Merencanakan Keuangan Dengan Kartu Kredit? Bisa!
Ayu Utami

Tue, 23 May 2017 at 15.30

Temukan alasannya di sini.

Gaji hanya sekadar lewat? Mungkin perencanaan keuangan Anda kurang tepat (BACA: Cerdas Kelola Gaji Biar Tak Numpang Lewat Saja). Ada saran-saran yang kerap Anda dengar mengenai tata cara pengelolaan keuangan. Beberapa diantaranya adalah memiliki tabungan, asuransi, serta investasi. Ketiganya benar, namun memiliki kartu kredit seringkali dipandang sebelah mata. Bukankah hal tersebut hanya akan membuat kita menjadi lebih konsumtif? Tidak selalu.


Kartu Kredit Adalah Langkah Pertama

Apa motivasi Anda ketika mengisi aplikasi pembuatan kartu kredit? Jika untuk berbelanja, maka jangan heran bila perencanaan keuangan akan berantakan (BACA: 8 Keuntungan Utama Yang Bisa Dirasakan Bila Anda Memiliki Kartu Kredit). Untuk perencanaan keuangan yang matang, sebaiknya kartu kredit Anda gunakan ketika ada kepentingan mendadak, seperti membayar rumah sakit.


Miliki Asuransi

Asuransi kesehatan, jiwa hingga pendidikan, merupakan langkah kedua yang sebaiknya Anda miliki sebagai cara untuk memproteksi diri serta keluarga. Beberapa asuransi biasanya ada yang menggunakan sistem reimburse. Jika asuransi Anda salah satunya, maka inilah peran kartu kredit. Gunakan dahulu kartu kredit Anda saat keadaan genting dan segera lunasi ketika asuransi telah mengganti biaya tersebut, agar tidak terkena persentase bunga berkepanjangan.


Saatnya Menabung

Setelah memenuhi kedua hal tersebut, barulah Anda memikirkan tabungan. Setidaknya, sisihkan 30% dari pendapatan dalam satu bulan untuk tabungan pribadi. Jika belum bisa sebanyak 30%, pastikan untuk tetap menyisihkan sebagian di rekening Anda. Hal ini akan membantu Anda untuk mematangkan perencanaan keuangan di masa depan.


Jangan Lupa Berinvestasi

Ini adalah langkah terakhir untuk memaksimalkan ketenangan finansial. Investasi adalah sesuatu yang nilainya akan terus bertambah. Banyak orang yang ingin mengambil keuntungan dalam jangka waktu pendek, padahal sebaiknya investasi harus Anda endapkan dalam jangka waktu panjang. Emas, tanah, properti, surat berharga, saham hingga barang klasik bisa menjadi pilihan Anda dalam berinvestasi.

(Shilla Dipo, foto: Pexels.com)

You Might Also LIke