×

Stay in The know

Career & Money

Keuntungan dan Kerugian Berinvestasi pada Dollar

Keuntungan dan Kerugian Berinvestasi pada Dollar
Anggia Hapsari

Wed, 6 November 2019 at 09.02

Boleh saja investasi pada Dollar, namun perhatikan dengan seksama beberapa hal ini. 

Durasi baca; 1 menit


Anda mungkin mulai memikirkan adanya kebutuhan hidup yang kian meningkat. Hal ini membuat sebagian orang ingin memiliki penghasilan tambahan tanpa mengabaikan pekerjaan utamanya. 


Tak hanya berbisnis atau menjadi freelancer, menanam investasi juga menjadi hal yang menggiurkan. Selain emas, investasi pada mata uang Dollar juga menjadi salah satu yang dilirik lantaran bisa dilakukan secara bertahap. Anda hanya perlu membuka rekening Dollar dengan nilai 100 USD atau 100 SGD—untuk mata uang Singapura.


Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan investasi Dollar, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Ingat, investasi pun tetap memiliki risiko, sehingga jangan asal tergiur. Jika tak mengerti cara bermainnya, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut agar tidak merugi saat melakukan investasi Dollar.

(BACA JUGA: 4 Tip Menabung di Rumah yang Aman dan Efektif)


KELEBIHAN


  • SELISIH KURS

Jika Anda membeli Dollar ketika harganya turun, maka jelas keuntungan bisa didapatkan saat harganya naik. Pada saat ini Anda pasti memilih untuk menjualnya. Selisih antara nilai beli dan jual ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Anda yang berinvestasi Dollar. 


Misalnya, Anda membeli ketika harga 1 USD setara dengan IDR 12.000, kemudian menjualnya ketika 1 USD bernilai IDR 14.000. Anda pun akan mengantongi keuntungan sebesar IDR 4.000 per Dollarnya.


  • BUNGA BANK

Tabunglah uang Dollar Anda di bank dengan membuka rekening sesuai dengan mata uang tersebut. Hal ini akan menguntungkan karena Anda akan mendapatkan bunga bank. Selain tabungan biasa, Anda juga dapat meletakkannya di deposito. 


Anda pun bisa mentransfer bunga deposito tersebut ke rekening Rupiah Anda. Namun jika ingin menabungnya saja, biarkan bunga tersebut menambah jumlah deposito.


KERUGIAN


  • KURS TIDAK PASTI

Banyak pemula yang hanya ikut-ikutan menabung Dollar tanpa memerhatikan pergerakan kurs serta isu hangat yang sedang berkembang. Ingat, kondisi politik pun akan memengaruhi harga nilai tukar. 


Dengan harga kurs yang naik turun ini, bisa saja Anda membeli Dollar di saat yang kurang tepat. Ketika harganya rendah, Anda justru kelabakan karena mengalami kerugian. 


Untuk itu, perhatikan nilai pergerakan Dollar selama kurang lebih 1 bulan terakhir, agar Anda dapat melakukan prediksi kurs di kemudian hari. Cari tahu pula mengenai isu politik yang bisa mempengaruhi nilai Dollar kapan saja.

(BACA JUGA: 8 Cara Kelola Keuangan dengan Bijak Menggunakan THR saat Lebaran)


  • HASIL INVESTASI KURANG MAKSIMAL

Meski bunga bank menjadi salah satu keuntungan dari investasi Dollar, namun nilainya memang tergolong kecil. Nilai yang tak seberapa ini membuat Anda merasa sia-sia menabung Dollar. 


Jika memang tetap ingin melakukan investasi Dollar, Anda dapat bermain Forex, di sini Anda akan masuk pada permainan saham dunia. Tak mudah menjalankannya, namun jika bisa melakukannya, keuntungan yang diraih akan kian maksimal.


  • KERUGIAN KARENA KERUSAKAN FISIK

Jika Anda menyimpannya di rumah, maka Anda harus lebih berhati-hati. Kerusakan uang Dollar, seperti sobek, bolong, dan sebagainya membuat Dollar yang Anda  miliki menjadi tidak bernilai. 


Oleh karena itu, pastikan menyimpannya di tempat aman, seperti di bank agar menghindari kerusakan. Jika ingin menyimpannya di rumah, belilah brankas untuk melakukan penyimpanan Dollar demi menghindari risiko kerusakan fisik, bahkan kehilangan. 


Selain itu, jangan menyimpannya terlalu lama. Jual Dollar Anda ketika kurs sedang mengalami peningkatan.

(Agnes Priscilla, foto: unsplash.com/ Jessica Lewis/ Alexander Mils/ Katie Harp)


You Might Also LIke