×

Stay in The know

Career & Money

Karier VS Keluarga: Pro dan Kontra

Karier VS Keluarga: Pro dan Kontra
Ayu Utami

Sat, 7 July 2018 at 08.01

Dilema perempuan aktif dalam adat ketimuran

Durasi baca: 1 menit 20 detik


Bukan hal mudah saat berhadapan dengan pilihan antara tetap berkarier atau fokus pada keluarga. Hal ini kerap kali menjadi dilema bagi sebagian besar perempuan bekerja yang juga berperan sebagai ibu. Apalagi, stereotip bahwa perempuan sebaiknya mengurus rumah tangga saja, mulai terpatahkan secara perlahan seiring kemajuan zaman. 

(BACA JUGA: 4 Risiko Kesehatan yang Mengancam Perempuan Modern)


GLITZMEDIA.CO memberikan paparan pilihan tersebut, agar Anda lebih yakin menjalani pilihan.    


Tetap Berkarier, Mencari Keseimbangan Antara Bekerja Dengan Keluarga 

  • Berkeluarga bukan penghalang untuk berkarier. Sebaliknya, memilih berkarier jangan disalahartikan dengan mengesampingkan keluarga—terutama anak. Jika Anda merasa bisa menyeimbangkan keduanya, kenapa tidak? Inilah yang menjadi alasan seorang perempuan menjadikan keduanya prioritas.
  • Menurut poling yang dilakukan situs oprah.com terhadap 15.000 perempuan, hasilnya mengatakan 90% ibu memilih tetap bekerja karena alasan finansial. Mereka ingin membantu suami untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. 
  • Meniti karier hingga mendapatkan posisi atau jabatan tinggi bukanlah hal mudah. Jika karier sedang di puncak, sayang meninggalkan karier begitu saja. Apalagi, jiks Anda tipe perempuan aktif yang multitasking, memiliki manajemen waktu, dan bisa menyeimbangkan diri antara karier dan keluarga. 
  • Memiliki sanak keluarga atau kerabat yang dapat dipercaya untuk membantu menjaga dan mengasuh anak.

(BACA JUGA: 4 Keuntungan Menjadi Ibu Bekerja Bagi Tumbuh Kembang Anak)

You Might Also LIke