Investasi jangka panjang akan sangat membantu kehidupan Anda di masa depan

Durasi baca: 1 menit.


Investasi adalah suatu kegiatan yang selalu diserukan ketika bicara soal uang dan tabungan untuk masa depan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KBBI KEMENDIKBUD), investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahan atau proyek yang memiliki tujuan akhir yakni mendapat keuntungan.


Investasi sendiri dibagi atas dua jenis atau kategori, jangka pendek dan jangka panjang. Investasi jangka pendek adalah investasi yang sifatnya sementara serta dapat dicairkan dengan cepat. Seperti tabungan di bank, deposito dan perdagangan mata uang asing.


Sedangkan investasi jangka panjang adalah penanaman dana untuk jangka waktu yang lebih dari satu tahun, bahkan bisa lebih dari lima sampai sepuluh tahun. Tujuannya sama untuk mendapat keuntungan tapi di masa depan.


Berikut ini ada beberapa jenis investasi jangka panjang yang direkomendasikan oleh GLITZMEDIA.CO khusus untuk Anda.

(BACA JUGA: Mengenal Lebih Dalam Tentang Investasi Saham)


EMAS

Emas adalah cara pertama yang bisa Anda lakukan jika ingin melakukan investasi jangka panjang. Emas merupakan salah satu hasil bumi yang harganya terus menanjak naik. Sebab, jumlah emas di dunia lama-lama akan berkurang, tapi kebutuhannya tetap tinggi.


Selain itu, risiko bila Anda investasi emas terbilang rendah. Harga emas tidak akan turun ketika pasar saham mengalami penurunan harga. Emas juga mudah bila ingin ditukarkan atau dicairkan menjadi uang. Hal ini menjadikan emas sebagai benda yang paling mudah untuk diinvestasikan.


TANAH ATAU BANGUNAN

Selain emas, tanah dan bangunan juga bisa jadi pilihan untuk investasi jangka panjang. Seiring bertambahnya tahun, luas bumi tidak bertambah namun pertumbuhan penduduk akan semakin besar. Sehingga tanah dan bangunan akan menjadi barang yang langka.


Sayangnya banyak orang berpikir bahwa investasi tanah dan bangunan merupakan hal yang berat karena dibutuhkan uang yang tidak sedikit untuk mendapatkannya.


Tenang saja, sekarang hampir semua bank menyediakan jasa Kredit Pemilikan Rumah (KPR), di mana Anda bisa mendapatkan tanah dan rumah dengan menyicilnya ke bank setiap bulan selama kurun waktu yang lama.


Selama Anda menyicil, rumah tersebut bisa Anda sewakan dan biaya sewanya dapat Anda jadikan untuk membayar cicilan ke bank.