Coba pikirkan kembali dan cek kondisi keuangan Anda untuk beberapa bulan ke depan. 

Durasi baca: 55 detik

Skenarionya, Anda sudah muak dengan pekerjaan saat ini dan memutuskan untuk resign sebelum menemukan pekerjaan baru. Hmm...jika Anda masih single, bisa jadi Anda tidak akan berpikir terlalu banyak untuk menentukan keputusan resign.


Lalu, bagaimana jika Anda sudah menikah dan memiliki tanggungan istri dan anak-anak? Anda tentu perlu berpikir ulang dan memastikan simpanan dana yang dimiliki cukup untuk hidup beberapa waktu ke depan sebelum Anda memperoleh pekerjaan baru.

(BACA JUGA: Zoom Fatigue adalah)



Pertanyaan selanjutnya adalah berapa minimal simpanan dana yang harus saya miliki sebelum resign? Ingatlah bahwa setelah Anda resign, Anda tetap akan mengeluarkan ongkos untuk hidup. Menurut Ligwina Hananto selaku Perencana Keuangan Independen dari QM Financial, kedua hal krusial terkait keuangan ini perlu Anda pikirkan masak-masak sebelum resign:


CUKUPKAH ONGKOS HIDUP YANG PERLU DIKELUARKAN SETIAP BULAN?

Setiap bulan Anda pastinya akan mengeluarkan pengeluaran rutin seperti pengeluaran rutin biaya makan, belanja bulanan, transportasi, biaya kos, sewa kontrakan, hingga minimal pembayaran kartu kredit. Tak hanya itu, Anda pun perlu mengeluarkan hingga dana data internet untuk mencari informasi lowongan kerja secara online.

(BACA JUGA: Siap Kembali Bekerja di Era New Normal, Perhatikan 5 Hal Berikut ini)


Cobalah untuk menghitung kembali dana simpanan Anda. Sudah cukupkah untuk membiayai kebutuhan dasar Anda dan keluarga?


HITUNG BERAPA BULAN KIRA-KIRA ANDA SIAP UNTUK TIDAK BEKERJA

Ketika Anda tidak bekerja, Anda akan memerlukan sejumlah uang yang akan dipakai untuk hidup saat tidak berpenghasilan. Inilah yang disebut dengan dana darurat.


Tanyalah pada diri Anda, berapa bulan Anda siap tidak berpenghasilan? Contohnya, jika Anda siap untuk tidak bekerja selama tiga bulan, artinya besar simpanan minimal yang harus Anda miliki adalah 3x ongkos hidup bulanan Anda (cek di poin pertama).


Jika Anda sudah berkeluarga, Anda perlu menambahkan lagi dana itu dengan jumlah kepala anggota keluarga yang Anda tanggung.


Seluruh dana tersebut sebaiknya sudah dapat Anda miliki dan berada di tabungan. Anda pun bisa memasukkan dana tersebut ke dalam deposito bulanan.


Belum memiliki dana tersebut di atas? Sebaiknya Anda berpikir ulang sebelum resign. Aturlah kembali pola keuangan dan evaluasi pengeluaran bulanan Anda. Cobalah untuk menabung lebih banyak. Ganti mindset untuk menabung dari sisa belanja. Sebaliknya, belanjalah dari sisa uang yang Anda tabung.

(Anggia Hapsari, foto: pexels.com, freepik.com/ pressfoto)