×

Stay in The know

Career & Money

4 Hal yang Tidak Perlu Disebutkan dalam CV

4 Hal yang Tidak Perlu Disebutkan dalam CV
Mondials Anindhita

Tue, 19 March 2019 at 08.01

Agar lebih efektif, hindari mencantumkan beberapa hal ini dalam CV Anda.

Durasi baca: 55 detik


CV adalah modal utama bagi para pencari kerja. Sebelum melanjutkan ke tahap interview, perekrut biasanya melihat terlebih dahulu profil pencari kerja melalui CV. Bisa dibilang CV menjadi salah satu faktor yang menentukan diterima atau tidaknya pencari kerja. Oleh karena itu, CV harus dibuat seefektif dan semenarik mungkin. Berikut ini beberapa hal yang sebenarnya tidak perlu dicantumkan di CV.

(BACA JUGA: Wawancara Secara Online)



BIODATA LENGKAP

Perekrut memang membutuhkan data Anda, namun tidak dalam konteks yang terlalu mendetail. Informasi pribadi seperti status, agama, suku, atau kebangsaan tidak perlu dicantumkan pada CV. Anda hanya perlu mencantumkan informasi penting seperti nomor telepon, alamat email, dan alamat rumah. 


PENGALAMAN TIDAK RELEVAN


Banyak pengalaman ternyata belum tentu berguna. Hal ini karena perusahaan juga tidak akan memedulikan pengalaman yang tidak relevan dengan posisi yang dilamar sehingga, cantumkan hanya pengalmaan yang relevan saja. 


RIWAYAT PENDIDIKAN SECARA KESELURUHAN

Mencantumkan riwayat pendidikan pada CV memang sangat penting, namun tidak harus disebutkan mulai dari Taman Kanak Kanak. Anda cukup menyebutkan riwayat pendidikan formal dan non-formal saja. 


MINAT DAN HOBI YANG TIDAK RELEVAN

Minat dan hobi bisa membantu penilain perekrut asalkan sesuai dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Bila tidak, jangan repot-repot untuk menambahkan pada CV Anda. 


Saat membuat CV, jangan berpikir bila sebaiknya memenuhi lembar kertas daripada membiarkannya kosong. Padahal CV yang efektif adalah CV yang mudah dibaca dan mempunyai informasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Unsplash.com/ Amy Hirschi/ Tran Mau Tri Tam)

You Might Also LIke