Stay in The know

Career & Money

Dilema Ibu yang Bekerja: Pilih Kerja dari Rumah atau Kantoran (Part II)

Dilema Ibu yang Bekerja: Pilih Kerja dari Rumah atau Kantoran (Part II)

LELAH DAN KANTUK

Bayangkan jika Anda harus menempuh perjalanan ke kantor selama 1-2 jam dengan kondisi lalu lintas yang tidak dapat diprediksi. Belum lagi di malam sebelumnya, anak Anda terjaga tidak tertidur hingga larut malam karena sedang sakit. Apakah Anda masih bisa konsentrasi penuh saat bekerja di kantor? 

(BACA JUGA: 4 Risiko Kesehatan yang Mengancam Perempuan Modern)



Solusi: Jawabannya harus bisa! Wajar saja jika Anda merasa lelah dan ngantuk. Kalahkan rasa tersebut dengan melihat senyuman si Kecil saat melihat Anda pulang kerja. Atau pajang wajah si Kecil di meja kantor sebagai motivasi untuk bekerja lebih fokus dan efektif.


BERMAIN PERAN

Dilema ibu yang bekerja di kantor adalah memainkan peran di rumah dan di kantor secara bijak. Anda bisa jadi seorang pemimpin di kantor yang dituntut serba profesional. Sedangkan di rumah Anda harus dapat menjadi sosok ibu serba bisa yang mengatur anak, suami, dan keluarga dengan kasih sayang.


Namun, karena perempuan umumnya lebih sensitif, Anda bisa jadi terlalu terbawa perasaan. Belum lagi pengaruh mood swing saat datang bulan. 


(Foto: motherhood.com.my)


Solusi: Saat memiliki masalah di rumah, hindari membawa masalah tersebut ke kantor. Begitu pula sebaliknya. Buang jauh rasa kesal saat Anda memiliki masalah dan berpikirlah dengan tenang. Mencampuradukkan peran dan perasaan bisa menjadikan Anda terlihat seperti karyawan yang kurang profesional. 

Author: Anggia Hapsari

You Might Also LIke