Percayalah, LinkedIn merupakan media sosial yang efektif untuk mencari pekerjaan baru.

Durasi baca: 1 menit.


Media sosial LinkedIn memang berorientasi pada hubungan dan koneksi bisnis. Karena itu professional attitude menjadi keharusan ketika mengakses LinkedIn. Secara tidak langsung Anda menganggap LinkedIn, layaknya CV digital.


Sebab profil Anda, akan dilihat oleh banyak orang dari kalangan profesional, yang mungkin sedang mencari sosok baru untuk bekerja di perusahaannya. Menurut situs pewinternet.org, mayoritas pengguna LinkedIn berada di usia produktif 30-49 tahun dan jumlahnya terus meningkat.


Bagi Anda yang hingga sekarang belum memiliki LinkedIn, tidak ada salahnya untuk membuatnya karena gratis. Selain gratis, Anda juga memiliki banyak kesempatan untuk bertemu dengan pihak-pihak profesional yang mungkin, bisa menawarkan Anda sebuah pekerjaan baru.


Namun agar lebih maksimal dan tepat guna saat dipakai, coba simak beberapa tips atau cara menggunakan LinkedIn berikut ini.

(BACA JUGA: Atur Uang Lebih Mudah, Inilah 4 Aplikasi Pengatur Keuangan yang Bisa Membantu Anda)




HARUS DATA ASLI

LinkedIn merupakan media sosial yang cara menggunakannya jauh berbeda dengan Instagram atau media sosial lainnya. LinkedIn adalah media sosial profesional alias tempat orang mencari kerja atau berbagi informasi tentang pekerjaan.


Sehingga data diri serta resume yang Anda tulis haruslah benar. Tidak boleh bohong, tidak boleh menggunakan nama samaran (harus sesuai dengan yang tertulis di KTP). Termasuk email dan nomor handphone jangan sampai asal menulis.


PASTIKAN UNTUK SELALU UPDATE

Ketika Anda pindah kerja atau mulai melakukan bisnis baru, pastikan untuk perbarui profil Anda. Karena Anda tidak pernah tahu kalau di luar sana mungkin saja ada pihak profesional yang sedang mencari karyawan atau rekan bisnis, dan Anda sesuai dengan kriteria yang ia cari.


IKUTI AKUN-AKUN PENTING SERTA HRD DARI PERUSAHAAN LAIN

Mengikuti akun lain di LinkedIn berbeda dengan alasan mengikuti akun lain di Instagram. Karena ketika Anda mengikuti akun-akun tertentu di LinkedIn, akun tersebut otomatis akan terkoneksi  dengan profil Anda. Semakin banyak orang melihat profil Anda, maka perkembangan sektor karier Anda juga lebih berpotensi untuk berkembang.


JANGAN SAMAKAN LINKEDIN DENGAN MEDIA SOSIAL LAINNYA

Jangan memperlakukan LinkedIn seperti Facebook, Twitter, atau Instagram. Misalnya menjadikan  LinkedIn sebagai alat berjualan, terlalu sering unggah hal yang tidak relevan, hingga mengirimkan spam messages yang tidak penting. Bisa-bisa Anda di-block oleh user lain, lho!

Selain itu, ketika mengunggah sesuatu di LinkedIn pastikan memakai gaya bahasa yang sopan dan positif saat memperbarui status, agar tidak mengganggu para user LinkedIn yang lain.


(Saskia Damanik/Andiasti Ajani, foto: unsplash.com/inlytics)