Jangan sampai pengeluaran menjadi lebih boros saat berbelanja bulanan. Ikuti trik berikut ini.

Setelah mendapat gaji, hal pertama yang dilakukan biasanya adalah membayar tagihan dan dilanjutkan dengan menganggarkan belanja bulanan, serta menyisihkannya untuk tabungan. Sayangnya, saat Anda pergi ke supermarket dan melakukan transaksi untuk berbelanja, pengeluaran yang dikucurkan jauh lebih besar dibandingkan perhitungan awal.

Sebenarnya, hal tersebut bukan karena kesalahan atau ketidaktepatan dalam manajemen keuangan. Namun, kebiasaan boros dan lapar mata kita yang justru membuat pengeluaran terus bertambah disaat melakukan berbelanja. Oleh karena itu, ada beberapa poin penting yang wajib Anda lakukan di saat pergi ke supermarket untuk belanja bulanan, agar tetap hemat dan kebutuhan pun tetap terpenuhi.


Melakukan Perbandingan Harga

Tak ada salahnya jika Anda melakukan perbandingan harga sebelum pergi berbelanja. Cobalah sesekali datang ke beberapa tempat untuk sekedar melihat-lihat selisih harga yang ditawarkan di masing-masing toko. Cara ini setidaknya dapat memangkas pengeluaran menjadi lebih sedikit. Tentu tak ada yang lebih menyenangkan selain mendapat barang yang sama dengan harga lebih minim, bukan?


Membuat Daftar Belanja

Tip yang satu ini sepertinya paling umum, namun sering sekali disepelekan. Anda biasanya malas untuk menuliskan kebutuhan apa saja yang diperlukan dalam satu bulan. Alhasil saat datang ke tempat tujuan, tanpa disadari barang belanjaan yang dibeli justru terlalu berlebihan. Bahkan, terkadang bahan pokok utama yang lebih penting menjadi lupa terbeli dan membuat Anda harus mengeluarkan uang lebih lagi untuk membelinya di kemudian hari.


Menghitung Kebutuhan

Sebaiknya, Anda langsung memperhitungkan berapa jumlah kebutuhan yang diperlukan dalam satu bulan. Memang, jumlah yang dibayarkan akan lebih besar pada transaksi tersebut, namun Anda tak akan mengeluarkan uang untuk belanja lagi di tengah atau akhir bulan sebelum gajian.


Menyiapkan Uang Tunai

Berbelanja dengan uang tunai akan membuat Anda berbelanja sesuai dengan uang yang Anda miliki. Jika Anda membelinya menggunakan kartu debit atau kredit, Anda cenderung kurang memiliki kontrol terhadap pembelian. Jadi, biasakan perkirakan pengeluaran saat belanja bulanan. Uang tunai tersebut adalah jumlah maksimal uang yang Anda keluarkan untuk berbelanja bulanan di hari tersebut.




Mencari Diskon

Wanita sepertinya tak pernah mau ketinggalan jika ada barang sale atau diskon. Nah, sifat seperti ini harusnya dipertahankan dan diterapkan saat akan belanja kebutuhan pokok. Cobalah mencari informasi promo pada katalog-katalog atau situs online, toko mana saja yang tengah mengadakan diskon dan apa keuntungan yang bisa didapatkan jika berbelanja di tempat tersebut.


Belanja Bulanan Bukan Shopping

Inilah yang terkadang membuat pengeluaran Anda menjadi membengkak. Saat pergi, ada baiknya Anda memang benar-benar fokus pada tujuan awal, yaitu belanja kebutuhan pokok selama sebulan. Tentukan hari khusus untuk belanja bulanan agar kita menjaga diri sendiri untuk tidak tergoda dengan segala barang yang dijajakan di dalam mall, seperti membeli sepatu, tas, dan sebagainya. Oleh karena itu, cobalah cari supermarket yang berdiri sendiri atau toko yang tidak ada di dalam mall untuk menahan hasrat belanja tersebut.


Manfaatkan Voucher Belanja

Saat ini banyak sekali program yang memberikan potongan atau voucher belanja. Biasanya didapatkan melalui kuis di beberapa media online, tawaran dari aplikasi di gadget, ataupun pameran tertentu. Namun, bukan berarti saat berhasil mendapatkan voucher Anda dapat gunakan semaunya, sebaiknya tetaplah cermat dalam menggunakannya, agar uang yang dikeluarkan menjadi lebih sedikit.


Join Member

Tak banyak wanita mereka yang malas bergabung dan membuat member belanja karena dirasa tidak terlalu penting. Padahal, dengan menggunakan kartu member, biasanya konsumen akan mendapatkan keuntungan berupa potongan harga, poin, ataupun promo-promo tertentu. Jadi, tak ada salahnya jika Anda membuka membership untuk menerima keuntungan tersebut, bukan?

(Elizabeth Puspa, Image: Berbagai Sumber)