BukuKas adalah aplikasi yang gratis, mudah, dan aman. 


Sebelum memulai sebuah bisnis, ada banyak sekali pertimbangan yang harus dilakukan. Mulai dari produk sampai keuangan. Misalnya Anda ingin memulai bisnis kue kering. Pertama-tama yang Anda tentukan tentunya adalah berapa modal yang Anda butuhkan.


Setelah menghitung modal, Anda turunkan ke harga satu toples kue kering. Harga tersebut tentu saja harus lebih tinggi dari modal yang Anda keluarkan untuk satu toples kue kering. Bila modal satu toples kue kering adalah IDR 50 ribu, maka harga jualnya bisa sekitar IDR 60 ribu sampai IDR 65 ribu.


Namun banyak pengusaha baru atau bisnis rumahan yang seringkali mengalami kesulitan, terutama dalam mengatur keuangan. Terlebih jika bisnis yang mereka jalankan sedang tinggi pesanan. Itulah mengapa penting bagi setiap pengusaha atau unit bisnis untuk memiliki sistem #PencatatanKeuangan yang benar.


Tidak perlu repot, karena kini ada sebuah aplikasi yang bisa membantu Anda dalam mengatur keuangan bisnis. Aplikasi tersebut bernama BukuKas. Ya, ide dasar dari aplikasi ini persis seperti buku kas yang pernah kita punya saat sekolah dulu.


PENGERTIAN BUKUKAS

Lengkapnya, #BukuKasDigital adalah aplikasi pembukuan keuangan bisnis atau usaha yang mampu membantu Anda dalam banyak hal. Mulai dari monitor transaksi, laporan, mengetahui keuntungan yang Anda dapat, sampai mencatat dan menagih hutang.


Intinya, aplikasi BukuKas sangat membantu para pebisnis untuk mengembangkan usaha yang mereka jalankan. Sejak diluncurkan, aplikasi ini sudah digunakan oleh lebih dari satu juta pelaku usaha dari berbagai skala di seluruh Indonesia. Mulai dari mikro, kecil, dan makro.


CARA PAKAI APLIKASI BUKUKAS

Jika Anda ingin mencoba menggunakan aplikasi BukuKas, caranya mudah sekali:


Pertama, unduh aplikasi BukuKas di Play Store atau App Store (tergantung pada model smartphone yang Anda gunakan). Kedua, setelah aplikasi selesai diunduh, Anda tinggal mendaftarkan usaha atau bisnis yang dijalankan.


Contoh: bisnis Anda adalah Nasi Ayam. Setelah itu masukkan nomor handphone yang digunakan untuk berbisnis. Kemudian, aplikasi BukuKas akan mengirimkan nomor OTP ke smartphone Anda. Nomor OTP ini bisa Anda pilih, apakah mau dikirimkan via SMS, WhatsApp, atau telepon.


Ketiga, setelah menerima dan memasukkan kode OTP Anda akan masuk ke halaman utama aplikasi BukuKas. Di halaman tersebut terlihat tiga button bertuliskan hutang, transaksi, dan profil. Sebagai simulasi, mari kita coba menuliskan transaksi atau penjualan yang kita lakukan hari ini:


  • Pertama-tama, klik button “Tambah Traksaksi” yang ada di layar smartphone Anda.

  • Kemudian, masukan harga barang atau produk yang Anda jual di hari ini di kolom “Nominal Penjualan”. Sebut saja harga Nasi Ayam yang Anda jual IDR 50 ribu per porsi. Maka masukkan angka IDR 50 ribu di nominal penjualan.

  • Setelah memasukkan nominal penjualan, akan muncul kolom lainnya. Persis di bawah kolom nominal penjualan ada kolom “Pengeluaran/ Harga Pokok (Opsional)”.

  • Angka yang ditulis di sini, adalah modal yang Anda keluarkan untuk membuat satu porsi Nasi Ayam. Misalnya modal Anda adalah IDR 20 ribu. Maka aplikasi secara otomatis akan menghitung berapa keuntungan yang Anda dapat dari satu porsi Nasi Ayam.

  • Berikutnya, Anda akan melihat button slide bertuliskan “Lunas” dan “Belum Lunas”. Kalau pembeli Anda sudah bayar lunas, maka slide button ke arah “Lunas”.

  • Tahap berikutnya Anda bisa memasukkan detail barang yang Anda jual. Misalnya spesifikasi Nasi Ayam yang Anda jual adalah Nasi Ayam Rica-rica. Maka masukkan menu tersebut di detil barang. Anda juga bisa menambahkan jumlahnya, jika pembeli membeli lebih dari satu.

  • Jika sudah, selanjutnya adalah memilih metode pembayaran yang dilakukan oleh pembeli Anda. Apakah transfer, tunai, kredit, dan lain sebagainya.

  • Sebelum menyimpan transaksi, masukkan dulu kontak alias nama pembeli Anda agar data transaksi yang Anda miliki semakin lengkap. Tidak perlu memasukkan nomor handphone-nya, Anda cukup tulis namanya saja tidak masalah.

  • Jika sudah, langsung klik “Simpan Transaksi”. Nanti, Anda akan dilemparkan ke halaman berikutnya yang memperlihatkan invoice dari transaksi tersebut. Invoice ini bisa Anda kirimkan ke customer via WhatsApp, email, media sosial, dan lain sebagainya.