Stay in The know

Career & Money

Apa Pentingnya Seorang Wanita Mengambil Program Magister dan Doktor?

Apa Pentingnya Seorang Wanita Mengambil Program Magister dan Doktor?

Bukan hanya gelar, mengambil jenjang pendidikan lebih memberikan Anda banyak manfaat.

“Carilah ilmu hingga ke negeri China”. Pepatah ini sepertinya menggambarkan bahwa ilmu sejatinya harus terus dicari tanpa henti. Tak heran jika semakin banyak orang yang berlomba-lomba untuk mengambil program pendidikan Magister dan Doktor. Apakah Anda berniat untuk ikut kembali duduk di bangku kuliah dan mengambil kedua program tersebut?

Sebelum memutuskan untuk mengambil gelar tersebut, sebaiknya Anda mengetahui seluruh manfaat yang didapat saat mengambil program Magister dan Doktor. Bukan sekedar gelar, Anda akan mendapatkan 6 manfaat ini dengan mengambil program pendidikan Magister dan Doktor. Berikut rangkuman GLITZMEDIA.CO.


Siap Berinovasi

Tahukah Anda jika program pendidikan Sarjana hanya membentuk seseorang agar siap dalam memasuki dunia kerja? Ya, hanya sekedar siap. Artinya, inti utama dari pendidikan itu hanyalah bertujuan agar sarjana siap menerima dan memahami prosedur pekerjaan yang sudah ada. Lain halnya dengan program Magister, di mana program tersebut menyiapkan anak didiknya untuk berinovasi di dalam pekerjaan. 

Lebih dari pada itu, Doktor memiliki peran untuk menyumbangkan penelitian dan pengetahuan baru. Tak heran jika selama program pendidikan, Anda akan dipersiapkan untuk berinovasi lebih dalam di bidang yang diambil.


Membentuk Pola Pikir

Ada satu perubahan serupa yang terjadi saat seseorang mengambil gelar pendidikan yang lebih tinggi, yaitu pola pikir. Ketika pola pikir berubah, artinya cara Anda dalam menghadapi berbagai persoalan sekaligus upaya penyelesaiannya pun akan menjadi berbeda. Tak hanya urusan pendidikan atau pekerjaan saja, pola pikir dalam menghadapi berbagai persoalan dalam hidup pun akan berbeda. Anda akan melihat secara lebih luas dalam memahami dan menghadapi permasalahan yang datang. 




Berani Bersuara

Saat di dalam ruang meeting, perhatikan bagaimana cara lulusan S1, S2, dan S3—jika ada—menjalani pertemuan tersebut. Pada umumnya, lulusan S2 dan S3 akan lebih berani menyampaikan pendapatnya. Tak hanya itu, argumen yang disampaikan pun kuat dan telah dipikirkan lebih panjang, sehingga kemampuan untuk menjawab pertanyaan dirasa lebih tajam. 

Hal ini terjadi karena mahasiswa Magister dan Doktor dibentuk menjadi lebih kritis dan siap untuk belajar dari kesalahan. Sementara itu biasanya, Sarjana masih takut dianggap salah sehingga ada keraguan dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat.


Kepuasan Pribadi

Actually, learning is process, therefore many people say, “never stop learning”. Tak heran, saat lulus program sarjana, orang akan bekerja dan pada titik tertentu akan merasa jenuh dengan apa yang dijalankannya. Ketika saat tersebut tiba, mengambil program Magister atau Doktor (jika Anda sudah Magister), menjadi pilihan yang tepat. 

Hal ini disebabkan ada tantangan baru lagi yang datang ke dalam hidup Anda, sehingga banyak yang mengatakan jika ada kepuasan tersendiri yang sangat besar ketika menjalankan wisuda Magister dan Doktor.


Lingkup Sosial Bertambah

Tentu, banyak orang baru yang akan Anda kenal saat mengambil kuliah untuk program Magister maupun Doktor. Poin lebih dari lingkungan baru ini adalah mereka memiliki pemikiran yang juga maju, kritis, sekaligus lebih mandiri. Artinya, ada nilai lebih yang Anda dapat dari sekedar ‘teman baru’ melainkan relasi baru. 

Ingat, lingkungan sangat memengaruhi pola pikir seseorang. Dengan memiliki lingkungan sosial yang lebih kritis dan siap menyampaikan aspirasi, Anda pun akan terdorong untuk memiliki pola pikir yang lebih maju secara tak langsung. Jadi, tak hanya kuantitas lingkup sosial, namun kualitasnya pun akan bertambah.




Berkarier Lebih Baik

Mendapatkan gelar Magister dan Doktor membuat orang menilai bahwa Anda siap memimpin, sehingga kepercayaan orang lain untuk menempatkan Anda di posisi atas menjadi lebih besar. Namun, biasanya kepercayaan ini akan menjadi lebih besar ketika lulusan Magister atau Doktor sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya. 

Karena itu, GLITZMEDIA.CO menyarankan Anda yang ingin mengambil program tersebut sebaiknya sudah memiliki pengalaman kerja terlebih dahulu, atau kuliah sambil bekerja. Jika ingin menjadi pemimpin yang baik, maka sebaiknya Anda pun pernah menjadi seseorang yang dipimpin. Hal ini penting, agar Anda dapat melihat dari dua sisi yang berbeda dalam menghadapi persoalan kerja.

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

Author:

You Might Also LIke