×

Stay in The know

Career & Money

5 Aturan Penting Saat Menggunakan LinkedIn untuk Meningkatkan Karier

5 Aturan Penting Saat Menggunakan LinkedIn untuk Meningkatkan Karier
Anggia Hapsari

Wed, 26 February 2020 at 08.01

Tidak sama dengan sosial media lainnya, ini yang harus Anda lakukan saat memiliki LinkedIn untuk menunjang karier Anda. 

Durasi baca: 1 menit


Social networking LinkedIn memang berorientasi pada hubungan dan koneksi bisnis, karena itu professional attitude menjadi keharusan ketika hendak mengakses LinkedIn.


Ya, secara tak langsung, Anda bisa menganggap LinkedIn seperti sebuah resume digital. Di mana seluruh informasi Anda bisa diakses oleh profesional lain yang sudah terhubung koneksi dengan Anda. 

(BACA JUGA: Menghadapi Pekerjaan dengan Tenggat Waktu yang Sama)


Menurut situs pewinternet.org, mayoritas pengguna LinkedIn berada di usia produktif 30-49 tahun dengan jumlah user yang terus meningkat hingga saat ini. Jadi, untuk meningkatkan karier dan jejaring, Anda belum terlambat mengakses LinkedIn dari sekarang, kok!


Namun, kalaupun sudah memiliki akunnya, Anda pun harus lebih bijak menggunakannya karena sosial media ini tidak sama dengan sosial media Anda lain seperti Instagram hingga Facebook. Simak beberapa tips ini agar tepat dan maksimal menggunakan LinkedIn untuk keperluan karier:


CANTUMKAN DATA DAN INFO PERSONAL ANDA YANG AKURAT

Gunakan foto diri sendiri yang menggambarkan kesan profesional. Jangan pernah pernah menggunakan data yang direkayasa hanya karena ingin terlihat profesional dan berkualitas. Percuma, deh, di LinkedIn semua informasi dan data yang tidak benar bisa ketahuan.    


Untuk tujuan mencari pekerjaan, pastikan Anda mencantumkan contact information yang lengkap agar user yang tertarik dapat menghubungi Anda sewaktu-waktu. 


UPDATE PROFIL KETIKA MENGALAMI PERUBAHAN JEJAK KARIER ANDA

Penting untuk mengubah periode masa kerja, nama perusahaan, dan jabatan demi proses pengembangan karier Anda. Ketika sudah final mengupdate, baru aktifkan sign notify your network.  


Tak ada yang salah dengan menjadi user yang aktif, selama Anda tidak menjadi pengganggu untuk user lain. Anda bisa share berita, info, dan video yang berhubungan dengan karier, bisnis, hingga skill diri sendiri. Hal ini bisa menjadi alat 'soft selling' diri Anda ke user lain.  

(BACA JUGA: Atasi Alasan Anda Menunda Pekerjaan)


LAKUKAN ENDORSEMENT SKILL 

Belajarlah untuk merespon koneksi di akun Anda dengan melakukan endorsement skill. Pastikan mengenal baik koneksi Anda tersebut untuk memudahkan Anda memilih skill yang tepat untuknya. (Biasanya) dengan sendirinya koneksi Anda akan melakukan endorsement skill juga untuk Anda sesuai keahlian yang Anda miliki.  


RAIH INFORMASI LEBIH DALAM DARI BERBAGAI SUMBER DI LINKEDIN

Gali informasi dengan join ke group, company, pulse (news), atau education  yang relevan dengan pekerjaan atau tujuan karier Anda. 


Ini akan memudahkan Anda mencari berita yang sedang berkembang, termasuk bertukar info dengan sesama komunitas di dalam group atau company tersebut.  


GUNAKAN UNTUK TUJUAN PROFESIONAL

Jangan menjadi stalker di LinkedIn untuk hal-hal pribadi. LinkedIn akan memberi notifikasi ketika Anda mengunjungi akun seseorang—kecuali Anda melakukan hide notifikasi pada menu Whos’ Viewed Your Profile


Jangan memperlakukan LinkedIn seperti Facebook, Twitter, atau Instagram, menjadikan alat berjualan, terlalu sering post hal yang tidak relevan, hingga mengirimkan spam messages yang tidak penting.


Bisa-bisa Anda di-block oleh user lain, nih! Gunakan gaya bahasa yang sopan dan positif saat meng-update status maupun memberikan komentar pada status user lain.  

(Agnes Priscilla, foto: ) 


You Might Also LIke