Stay in The know

Career & Money

5 Alasan Mengapa Social Media Influencer Dapat Dijadikan Sebuah Pekerjaan

5 Alasan Mengapa Social Media Influencer Dapat Dijadikan Sebuah Pekerjaan

Meski banyak dipandang sebelah mata, namun nyatanya banyak orang berhasil berkat menjadi social media influencer.

Beberapa waktu lalu, GLITZMEDIA.CO sempat hadir dalam acara media gathering sebuah penghargaan bagi para social media influencer. Awalnya, tak ada pertanyaan hingga menyadari bahwa banyak generasi muda di usia sekolah yang menjadikan social media influencer sebagai cita-cita. Pertanyaan pun muncul, bisakah social media influencer menjadi sebuah cita-cita—profesi—yang layak diperjuangkan? Berikut adalah jawaban yang dari pertanyaan tersebut.


Pendamping Dunia Digital

Menurut Shirin Al Athrus, Top 4 Influence Asia in Lifestyle Category, social media influencer merupakan profesi yang tak akan tergerus waktu. “Memang, dibutuhkan konsistensi dan kreativitas, namun peluang untuk terus maju tak akan ada habisnya. Dunia digital pasti terus bergerak,” ujar Shirin, yang masih berusia 15 tahun tersebut. Meski masih muda, namun ia telah masuk sebanyak 2 kali sebagai nominasi dalam ajang penghargaan Influence Asia.


Memberi Dampak Sosial

Seperti yang diungkapkan oleh Althea Lim, Executive Producer Influence Asia 2017, banyak orang yang kini lebih percaya dengan saran yang dikatakan influencer, ketimbang iklan komersil. “They can give the real opinion, so that people more believe about their (influencers) suggestions than commercial advertisement,” ungkapnya. Ia pun menambahkan bahwa masyarakat percaya bahwa opini dari social media influencer lebih objektif.


  • PAGE
  • 1
  • 2

Author:

You Might Also LIke