Fresh graduate wajib tahu!


Semua orang yang sedang mencari pekerjaan pasti berharap segera mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Mungkin saja alasan selama ini lamaran kamu ditolak bukan karena kurang kompetensi, namun bisa jadi karena kamu mengirim lamaran dengan cara yang salah.


Psst...menurut Glints Indonesia, salah satu penyebab orang gagal mendapat pekerjaan adalah karena mereka tidak memerhatikan beberapa hal yang terlihatnya sepele, tetapi sangat memengaruhi penilaian perusahaan.


Berikut ini adalah tiga hal yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk mengirim CV dan portfolio ke perusahaan yang kamu mau.


KIRIM LAMARAN SAAT HARI KERJA

Hal pertama yang penting kamu perhatikan adalah kapan lamaran tersebut kamu kirim. Kalau dikirim saat akhir pekan, HRD sudah pasti akan mengabaikan lamaran kamu. Artinya, kirim lamaran kerja saat hari kerja yakni Senin sampai Jumat.


Selain tidak sopan, mengirim lamaran kerja di akhir pekan atau di luar jam kerja akan membuat lamaranmu tertumpuk dengan pekerjaan lain terutama jika kamu mengirimkannya via email.


Menurut penelitian, hari yang paling baik untuk mengirim lamaran kerja adalah hari Senin dan Selasa. Karena lamaran yang masuk pada kedua hari tersebut cenderung lebih menarik perhatian dan menjadi prioritas untuk lebih dahulu dibaca. 

(BACA JUGA: Sebelum Resign Saatnya Perbarui CV dan Metode Cari Kerja dengan 5 Cara Baru ini)


PERHATIKAN JAM MENGIRIM LAMARAN

Meskipun terdengar sepele, namun mengirim lamaran kerja di jam kerja ternyata penting, lho! Bila lamaran dikirim melalui email, kirim lamaran antara jam 08.00 hingga 15.00 atau 16.00. Pada waktu-waktu tersebut, email mempunyai kemungkinan besar untuk dibaca oleh perekrut. 


KALIMAT PROFESIONAL PADA BODY EMAIL

Terakhir dan yang paaaaaling sering dinomorduakan oleh pelamar kerja adalah body email. Sama halnya seperti saat kamu bertamu. Body email merupakan tahapan sopan santu ketika kamu hendak masuk ke rumah orang.


Biasanya, para fresh graduate suka menyepelekan hal ini. Mereka dengan santainya hanya mengirimkan CV tanpa menuliskan intro di body emai. Percayalah, email-email semacam ini tidak akan dibaca oleh HRD.


Jangankan dibaca. Bisa-bisa emailmu langsung dihapus oleh HRD. Selain jadi faktor sopan santun, body email berfungsi untuk mempersingkat waktu bagi HRD saat membaca lamaran pekerjaanmu. Karena selain kamu, ada banyak sekali orang yang setiap harinya mengirimkan lamaran pekerjaan ke sebuah perusahaan.


Oh ya, subject email juga penting sekali untuk kamu perhatikan. Kalau subject emailmu tidak memiliki tujuan dan maksud yang jelas, maka HRD biasanya tidak akan membaca emailmu. Selain itu, tipe file atau dokumen yang kamu kirim juga penting untuk diperhatikan.


Pastikan dokumen yang kamu kirim ramah untuk semua jenis komputer. Sehingga HRD bisa mengunduh atau membuka dokumen yang kamu kirim. Plus, pastikan dokumen tersebut ukurannya tidak besar. Karena kalau besar, biasanya butuh waktu lebih lama untuk diunduh dan hal ini bisa membuat waktu HRD terbuang percuma.



(Foto: wsijobs.com)


(Ratih Dwiningtyas/Andiasti Ajani: asianewsday.com)