Tidak hanya kulit, area organ vital Anda pun juga bisa mengalami penuaan dini karena kebiasaan ini. 

Durasi baca: 1 menit


Sama seperti wajah, kulit tubuh, dan payudara, seiring dengan bertambahnya usia daerah vagina lambat laun pun akan ikut menua, sehingga mengendur dan tak lagi kencang,” jelas Karen Boyle, M.D., selaku Expert of Female Sexual Health & Vaginal Rejuvenation.  


Well, proses penuaan memang tidak bisa kita hindari, tapi Anda dapat menunda proses penuaan yang terjadi pada tubuh. Khusus untuk area Miss V, banyak perempuan yang melakukan beragam cara untuk meremajakan area Miss V. Sebut saja mulai dari perawatan klinis hingga obat hormon. 


Sayangnya, hal tersebut tidak sepenuhnya dapat bekerja dengan maksimal. Menurut Karen, menjaga kekencangan daerah Miss V yang efektif sebenarnya tidak hanya ditunjang dengan obat-obatan atau perawatan saja, tetapi juga pola hidup serta kebiasaan Anda sehari-hari. 

(BACA JUGA: Jenis Makanan dan Minuman ini Ternyata dapat Membuat Miss V menjadi Lebih Sehat)



Ia pun memaparkan, sebaiknya Anda menghindari beberapa kebiasaan buruk di bawah ini  untuk menghindari area vagina cepat mengendur dan tidak kencang lagi—khususnya untuk Anda yang sudah menikah. 


BERAT BADAN TIDAK SEIMBANG

Menjaga berat badan tetap ideal ternyata tidak hanya sekedar soal kecantikan saja, tetapi juga berpengaruh terhadap keremajaan otot-otot daerah vagina. Orang yang bertubuh terlalu kurus dikatakan bisa memicu kondisi vagina menjadi lebih cepat mengalami aging. 


Jika Anda ingin diet, sebaiknya jaga pola makan yang seimbang, karena penurunan berat badan yang terlalu drastis akan mempengaruhi tingkat elastisitas Miss-V. Sama seperti yang Anda lihat di area wajah seseorang jika ia terlalu kurus. 


Orang yang terlalu kurus cenderung memiliki lebih sedikit lemak di jaringan kulit. Hal ini membuat kulitnya tampak lebih tua, saggy, dan tidak segar. Hal yang sama dapat terjadi pada labia majora. Ketika berat badan turun drastis, area lemak yang ada di area tersebut ikut berkurang. Anda akan lebih sulit “meremajakan” area vagina lagi jika jaringan lemak di area tersebut sudah terlanjur menyusut. 


JARANG MELAKUKAN SENAM KEGEL

Senam kegel merupakan jurus jitu menjaga kekencangan vagina yang paling dianjurkan. Gerakannya pun cukup mudah dan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Gerakan ini sangat baik untuk melatih otot vagina agar tetap kencang—termasuk memuaskan pasangan selama bercinta. 

(BACA JUGA: Kenali 7 Hal yang Menandakan Organ Intim Anda Tidak Sehat)



Tak ada salahnya Anda melakukan senam ini setiap hari. Lakukan seperti menahan buang air kecil, tahan selama 5 detik lalu lepaskan otot vagina sebanyak. Lakukan 30 kali sebanyak 3 set. 


MEMBATASI FREKUENSI BERCINTA

Banyak orang yang beranggapan jika semakin sering bercinta, Miss V justru semakin cepat kendur karena otot-otot bekerja lebih aktif. Padahal menurut Karen, sebuah penelitian menyebutkan saat bercinta tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang membuat orang menjadi senang. 


Hormon tersebut secara tak langsung akan menimbulkan kebahagiaan dan efek baik di dalam tubuh. Tak hanya itu, sperma juga dapat menjadi salah satu obat peremajaan vagina. 

(BACA JUGA: 4 Penyebab Vagina Sering Keputihan)



Karen pun menjelaskan, saat seorang perempuan mengalami orgasme, tubuhnya akan menstimulasi aliran darah ke area Miss V. Saat itulah jaringan otot dan tissue area Miss akan bereaksi dan bekerja. Hal ini akan berubah seiring dengan perubahan usia Anda. 


Bahkan, jika Anda menghitung dengan benar masa subur dan tidak terlalu khawatir dengan kehamilan, sperma dari pasangan memiliki efek antiaging yang dahsyat! Thanks to fatty acids, komponen anti-inflammatory, dan berbagai hormon yang terkandung di dalam sperma. Area Miss-V tentu “ternutrisi” dengan baik dan terhindar dari penuaan dini.


TIDAK MEMBERSIHKAN MISS V DENGAN BENAR

Sebagian perempuan kerap kali lupa dan asal-asalan saat membasuh Miss V-nya sendiri, misalnya saja dengan menggunakan sabun mandi untuk menyekanya. Tahukah Anda jika pemilihan sabun yang tidak tepat akan membuat organ intim menjadi cepat kering yang menyebabkan penuaan? 


Sebaiknya, pilihlah sabun dengan pH 3,8 – 4,5. Tak hanya itu, usai membasuh sebaiknya keringkan dulu dengan handuk dan usap secara perlahan. 


POSISI BERCINTA YANG SALAH 

Posisi bercinta dapat memengaruhi keremajaan kulit vagina. Alasannya, saat Anda secara rutin melakukan satu gaya seperti missionary, maka pasangan akan mendorong alat vital secara tidak beraturan, terlalu cepat, dan cenderung kasar. Inilah yang menyebabkan otot-otot pada bagian Miss V cepat mengendur. 

(BACA JUGA: Gaya Bercinta yang Disenangi Laki-Laki)



Sebaiknya lakukan beragam variasi posisi bercinta. Contohnya posisi woman on top. Pada posisi ini, Andalah yang mengatur proses kedalaman Mr P sehingga Anda pun bisa lebih mudah meraih orgasme. Tak hanya pengalaman bercinta Anda menjadi lebih menyenangkan, namun organ intim Anda pun dapat tetap terjaga dan terhindar dari penuaan dini seperti saggy, kan

(Anggia Hapsari, foto: pexels.com/ Dainis)