Ketika seluruh penikmat mode diajak untuk bernostalgia dengan silent disco sambil menyaksikan busana unfinished yang fashionable. 

Durasi baca: 1 menit


Tangan, brand busana lokal yang pernah menghiasi tampilan Woman We Love, Advina Ratnaningsih, bulan September – Oktober 2019 ini, kembali memperkenalkan koleksi terbaru di Jakarta Fashion Week 2020. Koleksi yang diperkenalkan pada tanggal 22 Oktober 2019 itu bertajuk "Headway".


Untuk memperkenalkan koleksinya kali ini, Zico Halim dan Margaretha Novi selaku duo desainer yang berada di balik brand Tangan berkolaborasi dengan Senayan City. Mereka tidak melakukan show di tent atau atrium seperti biasanya. Namun, Tangan mengajak undangan dan rekan media yang hadir untuk memenuhi area The Crystal (berada di sebelah Main Lobby Senayan City), Senayan City, Jakarta.

(BACA JUGA: New York Fashion Week Spring Summer 2020 Cerah dan Segar)


Seakan diajak bernostalgia sambil menikmati rangkaian busana yang tampil, seluruh orang yang hadir dibagikan headset untuk mendengar dentuman irama lagu yang mengiringi para model melangkah. 


Yes, Anda pasti ingat dengan silent disco yang awalnya diperkenalkan pada tahun 2000 dan akhirnya naik daun saat  diselenggarakan di Embassy Playground, Jakarta, pada tahun 2008, kan? Silent disco pun kembali hadir di Bali pada tahun 2016 yang tak kalah peminat. 


"Merepresentasikan sebuah brand, Tangan memang selalu mencoba untuk memberikan pengalaman yang baru dan beda. Dalam Jakarta Fashion Week 2020, kami ingin menampilkan konsep dan perspektif lain bagi penikmat mode Tanah Air melalui koleksi desain dan konsep panggung yang berbeda dan tentunya menarik," jelas Margaretha Novianty selaku Co-Founder Tangan.

(BACA JUGA: Milan Fashion Week Spring Summer 2020: 5 Koleksi Favorit Editor GLITZMEDIA.CO)


APA YANG BARU DARI TANGAN?


Setidaknya ada 25 koleksi busana bertajuk "Headway" sebagai karya yang menampilkan keindahan kreasi "unfinished". Artinya, sebuah kreasi yang sudah tampak fashionable walaupun prosesnya belum mencapai tahap akhir. 


 


Unfininshed inilah yang akan menjadi ciri khas dari semua seri koleksi presentasi Tangan. Anda dapat menemukan berbagai warna gelap, warna tanah yang sesekali sengaja ditabrakkan dengan warna terang mencolok, hingga permainan bahan kain yang memadukan wol, sutra, organza dan katun sekaligus.



Agar makin memperkuat sisi simplisitas dan kompleksitas a la Tangan, busana tersebut diperkaya dengan potongan tegas dan detail motif plaid serta patchwork.So edgy!

(Anggia Hapsari, foto: Tangan, image.net)