Tren mode gaya bohemian atau hippies masih jadi favorit di musim Spring/Summer 2015 ini. Gaya bohemian yang menggabungkan napas 70-an dengan psychedelic mood, sisi individual, dan sedikit romantisme, kini tampil dalam banyak versi.

Mengimplementasikan pattern—terutama paisley—detail fringe, efek tie-dyes, pengunaan sheer fabric (sifon), hingga dominasi siluet trapeze menjadi ciri khas yang umumnya Anda temui pada tampilan gaya bohemian atau hippies. 

Mari kita intip rumah mode siapa saja yang mengadaptasi gaya bohemian di runway. 



ETRO selalu setia dan total bereksperimen dengan gaya bohemian. Seperti koleksinya kali ini, Etro menggambarkan seorang seniman wanita yang tinggal di padang gurun. 



“Midsummer Night's Dream” menjadi tema DRIES VAN NOTEN untuk koleksinya yang superseru. Glitz Media suka dengan caranya melakukan mix and match hingga ‘kepintarannya’ memilih motif yang atraktif.  



Kebebasan bohemian bertemu dengan sisi glamorama, hanya ada pada koleksi ALBERTA FERRETTI. Penggunaan lace bordir, warna pastel, dan sheer fabric semua mengarahkan koleksinya pada kesan romantis, elegan, dan sedikit eksotis.



ROBERTO CAVALLI menantang Anda dengan koleksi berani lewat permainan motif . Anda yang senang bereksperimen, tak salah mencobanya. Sebagai permulaan, gunakan pada acara ber-dresscode khusus.



Jika koleksi Cavalli terlalu ekstrem, mungkin koleksi PAUL & JOE ini pas untuk Anda. Cerminan gaya bohemiannya mudah diaplikasikan. Permainan tabrak motif dan warnanya pun tak akan membuat sakit mata. 



Bohemian tampil lebih klasik di tangan VALENTINO. Permainan bordir, payet, dan penggunaan bahan lace mendominasi koleksinya. 



EMILIO PUCCI selalu tahu bagaimana membuat gaya bohemian tampil lebih bewarna lewat pemilihan motif dan penggunaan efek tie-dyes yang unik.



Kaum hippies hidup di dunia minimalis seperti itu gambaran koleksi CHLOE. Mengangkat tipikal French girl yang senang berpetualang tapi tetap menonjolkan sisi innocent.    

(Saskia Damanik)