×

Stay in The know

Style

Yogiswari Pradjanti: Ketika Diajeng Red Pergi Ke New York

 Yogiswari Pradjanti: Ketika Diajeng Red Pergi Ke New York
Anggia Hapsari

Wed, 2 October 2019 at 08.01

Berbagai warna cerah dan berbagai motif khas Indonesia diterjemahkan Yogis dalam busana bersiluet longgar. Bagaimana hasilnya? 

Durasi baca: 55 detik


Berkarya di dunia fashion memang tidak mudah. Anda harus siap mental untuk menghadapi segala tantangannya. Bagi Yogiswari Pradjanti dan Maggie Hutauruk, tantangan paling sulit sekaligus memacu semangat mereka adalah tantangan dari Indonesia Fashion Gallery. 


Kala itu, IFG meminta mereka untuk tampil di panggung Indonesian Diversity pada ajang New York Fashion Week 2020. Yang paling membuat jantung kedua desainer Indonesia itu berdebar adalah Indonesian Diversity kini berada di bawah Spring Studio, papan peraga utama yang mempresentasikan karya desainer ternama seperti Diane Von Furstenberg hingga Calvin Klein. 


Namun, dengan pemikiran yang matang, mereka pun langsung menjawab tantangan dari IFG untuk ikut serta meski waktunya dapat dibilang sangat ketat. 

(BACA JUGA: Trik Memilih Busana Kantor untuk Tubuh Mungil agar Terlihat Lebih Tinggi)



MERAIH IMPIAN


Apapun halangannya asalkan Anda dapat melihat sisi terbaik, konsisten, dan mampu berpikir cepat untuk meraih goal yang Anda inginkan, semua dapat berlangsung lebih mulus,” ujar Maggie bersemangat saat ditemu GLITZMEDIA.CO di Gallery 2Madison, Bangka, Jakarta Selatan. 


Maggie Hutauruk sudah pernah mempresentasikan karyanya pada  2019 lalu. Tahun ini adalah kali kedua Maggie memperkenalkan karyanya seperti yang dapat Anda baca pada artikel: New York Spring/Summer 2020: 2Madison Avenue Tampil Makin Cerah dan Makin Meriah. 


Jika Maggie tampak sudah lebih tenang menampilkan karyanya, lain halnya dengan Yogiswari Pradjanti. Desainer yang identik dengan busana bermotif  animasi perempuan Indonesia itu telah bermimpi untuk ikut di ajang New York Fashion Week sejak tahun 2017. 


Keikutsertaannya pada New York Fashion Week tahun ini adalah mimpi terbesar yang sempat membuatnya terharu. Itulah sebabnya Yogis sangat serius mempersiapkan detail busananya, branding produk, bahkan detail lagu yang mengiringi busana bernuansa cerah di atas panggung.


Agar busananya dapat menjadi pusat perhatian, Yogis menciptakan karakter khusus bernama Diajeng Red. Diajeng Red dilukiskan sedang mengenakan kain motif batik kawung dalam gaya modern, rambut merah, namun tampil seperti Miss Liberty. 


Ia bahkan tak ragu bekerjasama dengan PT. Musik Bagus Indonesia sebagai pemegang lisensi, Glen Fredly untuk membuat lagu khusus untuk Diajeng Red a la Yogis. Setidaknya ada empat lagu yang dinyanyikan oleh Glen saat karyanya tampil di panggung gaya. 


Koleksi yang diberi tema “Colorful Bring Happiness” itu terdiri dari 12 set busana bersiluet longgar. Siluet itu ditujukan agar setiap orang yang memakainya dapat leluasa bergerak. Anda dapat menemukan berbagai motif menarik dengan teknik digital print pada maxi dress, celana ¾, blus, hingga jaket yang gaya. 

(BACA JUGA: New York Fashion Week Spring Summer 2020 Cerah dan Segar)


Seluruh busana tersebut tampil dengan paduan tabrak warna yang tetap tampil harmonis. Sebut saja mulai dari dark orange, dark green, pastel light blue, hingga kuning. Tak heran rasanya jika banyak selebriti ternama Indonesia seperti Nindy Ayunda, Lea Simanjuntak, Giselle, hingga Ayu Dewi seringkali tampak mengenakan busana keluaran Yogis yang unik. 


Coba lihat saja beberapa busana yang menarik GLITZMEDIA.CO di atas. Cocok untuk menemani Anda saat weekend atau menghadiri acara spesial.


(Anggia Hapsari, foto: Dok Tim Muara Magdja, Instagram)




You Might Also LIke