Stay in The know

ads

Style

Ternyata, Warna Pakaian Tentukan Suksesnya Wawancara Kerja. Ini Info Lengkapnya!

Ternyata, Warna Pakaian Tentukan Suksesnya Wawancara Kerja. Ini Info Lengkapnya!

Setiap warna yang Anda kenakan saat wawancara kerja memiliki pesan tersendiri terhadap pada lawan bicara.

Bukan hanya mempersiapkan kemampuan dalam menjawab berbagai pertanyaan, Anda juga perlu menyesuaikan busana yang dipakai dengan jenis pekerjaan tersebut. Meskipun tidak ada pakem yang mengikat, sebaiknya Anda menghindari penggunaan busana maupun aksesori yang berlebihan. Di samping itu, Glitzy ternyata dapat menentukan pilihan warna yang tepat untuk menciptakan kesan pertama yang menarik. 

Pakar Bussines Communication dan Etiquette Consultant asal Kanada, Lynda Goldman, mengungkapkan bahwa setiap warna (busana) menyampaikan pesan yang cukup kuat terhadap lawan bicara. Warna yang Glitzy kenakan akan memberikan sinyal tertentu yang mengungkapkan sisi personal Anda. Well, daripada semakin penasaran dibuatnya, langsung cari tahu warna busana yang tepat untuk Anda kenakan saat wawancara kerja.  

 

Warna Biru


Biru dianggap sebagai warna yang paling aman saat melakukan wawancara pekerjaan. Goldman mengungkapkan adanya sebuah survei yang menunjukkan jika warna biru menyebarkan kepercayan diri bagi para calon pekerja. Warna biru langit atau navy blue memberikan kesan ramah dan karakter semangat (powerfull). Itulah sebabnya mengapa banyak sekali logo perusahaan besar sepeti Facebook, Twitter, dan Think IBM, menggunakan warna biru sebagai dasar logo mereka. 


Warna Hitam


Menurut Karen Haller, pakar Colour and Design Consultancy asal Inggris, warna hitam memiliki komunikasi pesan akan kesan mewah, sophisticated, dan eksklusif. Bagi Anda yang mengincar posisi manager atau pemimpin sebuah divisi penting (manajemen misalnya), warna tersebut dapat menggambarkan kepribadian yang kuat dan serius. Haller menyebutkan bahwa berapa label ternama seperti Chanel, Yves Saint Laurent, dan Adidas, menggunakan warna hitam pada logo mereka untuk menunjukan sisi kepemimpinan dalam industri tersebut.


Warna Merah


Berhati-hatilah saat mengenakan warna merah saat melakukan wawancara kerja. Warna tersebut memang memiliki arti yang kuat, tegas, berani, pantang menyerah, dan penuh energi. Namun, warna merah yang terlalu mencolok justru dapat mengirimkan pesan yang negatif. Anda akan dianggap memiliki sikap yang dominan, agresif, dan pemberontak. Sah-sah saja jika Glitzy ingin mengenakan warna merah, namun sebaiknya pilih penempatan warna merah pada salah satu item busana atau kenakan warna merah yang lebih gelap (marun). 


Warna Abu-Abu


Mengenakan warna abu-abu menunjukkan sikap kemandirian (independen) atau senang menyendiri. Representasi tersebut bukanlah sebuah hal yang buruk jika Anda memang ingin memperlihatkan rasa percaya diri yang kuat. Selain itu, warna abu-abu menyampaikan pesan bahwa Anda memiliki pemikiran yang logis dan kemampuan analisa baik. Lawan bicara bisa saja berpikir jika Anda memiliki kemampuan yang kompeten, karena mampu melakukan segala sesuatunya dengan seksama. 


Warna Putih


Jika ingin menyampaikan pesan bahwa Anda memiliki kepribadian yang terorganisir, seimbang, jujur, dan juga penuh ide segar, cobalah kenakan warna putih saat melakukan wawancara kerja. Agar tak terkesan membosankan, sebaiknya hindari busana serba putih—drom head to toe. Tak ada salahnya mengombinasikan dengan warna lain, pada aksesori, tas, atau sepatu misalnya.  


Warna Ungu dan Kuning


Mungkin ungu dan kuning merupakan dua warna yang paling dihindari saat wawancara kerja. Padahal Anda yang melamar ke industri kreatif, kedua warna ini dapat menunjukkan sisi kreativitas tinggi terhadap lawan bicara. Warna tersebut merepresentasikan sikap yang menyenangkan, artistik, unik, dan optimis. Namun, Anda harus menghindari warna oranye yang dikatakan memberikan imej kurang profesional terhadap sebuah pekerjaan.

(Kissy Aprilia, Images: Berbagai sumber)

You Might Also LIke