Stay in The know

Style

Ini Alasan Mengapa Imlek Identik dengan Busana Warna Merah

Ini Alasan Mengapa Imlek Identik dengan Busana Warna Merah

Salah satunya karena warna merah dipercaya sebagai simbol keberuntungan dan kebahagiaan

Durasi baca: 45 detik


Nuansa tahun baru Imlek telah terasa. Berbagai pusat perbelanjaan pun telah cantik terhiasi dengan dekorasi dan pernak-pernik bernuansa merah khas Imlek. Tak hanya itu, masyarakat Tiongkok pun tengah sibuk mempersiapkan busana merah untuk dikenakan saat merayakan momen istimewa ini bersama keluarga.

(BACA JUGA: Rayakan Tahun Baru Imlek Bersama Bvlgari)


Pemilihan warna merah sebagai busana Imlek tentu punya alasan tersendiri. Dengan mengenakan baju merah di hari Imlek, maka diharapkan keberuntungan akan menghampiri sepanjang tahun baru yang akan dimasuki.


Warna ini juga dianggap sebagai sebuah simbol kebahagiaan, semangat, dan keberaniaan. Selain merah, warna lainnya seperti emas, pink, kuning, dan oranye juga bisa dijadikan pilihan. Namun, warna-warna bernuansa gelap sebaiknya dihindari karena dianggap melambangkan sebagai nasib buruk atau kedukaan.


(Foto: Elle China)


Bahkan, warna hitam dan ungu pun sama sekali dilarang untuk dikenakan pada hari Imlek ini. Kepopuleran warna merah bagi masyarakat Tiongkok sebenarnya berawal dari cerita sebuah legenda tentang Nian atau seekor binatang buas. Kerap pula disebut sebagai iblis, Nian menyerang dan meneror penduduk desa-desa pada hari pertama di tahun baru, hingga merusak panen, memangsa ternak, bahkan menculik penduduk desa dan anak-anak.


Ternyata untuk mengalahkan Nian, penduduk desa pun membuat gaduh keadaan dengan suara alat musik, membakar petasan, menggantung kertas merah, hingga anak-anak pun juga harus berpakaian serba merah. Sejak saat itulah, Nian tidak pernah kembali datang, dan warna merah dianggap sebagai simbol keberuntungan yang mampu menjadi penolak marabahaya.



(Meichella Nancy, Foto: Elle China) 

You Might Also LIke