Film Raya and the Last Dragon versi bahasa Indonesia bisa kamu saksikan di layanan streaming Disney+ HotStar.


Jumat lalu, film Raya and the Last Dragon sudah resmi tayang di layanan streaming milik Disney yakni Disney+. Berbeda dengan film Raya and the Last Dragon yang tayang di bioskop, kali ini Disney menyertakan audio dalam bahasa Indonesia.


Lewat konferensi pers yang digelar secara virtual pada Jumat lalu, Disney mengumumkan bahwa pihkanya menunjuk tiga selebriti perempuan kebanggaan Indonesia yakni Ayu Dewi, Eva Celia, dan Mikha Tambayong sebagai pengisi suara dari tiga tokoh utama yang ada di film tersebut.


Ayu Dewi mengisi suara Sisu si naga, Eva Celia mengisi suara tokoh Namaari, dan Mikha Tambayong sebagai pengisi suara untuk tokoh Raya. Saat konferensi pers, ketiga selebriti ini bercerita soal proses yang ada di balik rekaman untuk film ini.


“Prosesnya sangat menyenangkan sekaligus menegangkan, karena aku belum pernah menjadi dubber. Untungnya proses rekaman berjalan dengan sangat lancar. Untukku proses rekaman selesai dalam kurun waktu kurang lebih dua hari,” kata Mikha.


Berbeda dengan Mikha, Ayu Dewi mengatakan bahwa proses rekaman bisa ia selesaikan dengan cepat. Kurang lebih hanya tiga jam saja. Ia bahkan bergurau, mengingat proses rekaman dilakukan saat bulan Ramadan, ia sudah menyiapkan berbagai menu untuk berbuka puasa di studio.


Tapi jauh sebelum momen berbuka puasa tiba, ia sudah berhasil menyelesaikan semua proses rekaman.


“Mungkin karena sebelum datang ke studio aku sudah menghipnotis diri bahwa aku itu bukan Ayu Dewi. Aku adalah Sisu, sehingga saat di depan microphone aku sudah menanggalkan semua hal yang berbau Ayu Dewi. Sepertinya karena faktor itu makanya aku bisa menyelesaikan proses rekaman dengan cepat,” ungkapnya.

(BACA JUGA: Inilah Sejumlah Fakta Menarik Tentang Film ‘Raya and the Last Dragon’)


Berbeda lagi dengan Eva yang mengaku sangat gugup karena banyak hal. Pertama ia tidak pernah menjadi dubber, dan yang kedua ia sudah lama tidak ber-acting.


“Aku tuh sudah lama sekali tidak acting, sehingga saat terpilih untuk menjadi pengisi suara Namaari rasanya deg-deg-an. Ketika masuk studiopun rasanya berbeda, karena aku biasanya masuk studio kan untuk rekaman lagu, tapi kali ini untuk acting.”


Meskipun ketiganya mengaku gugup dan tidak berpengalaman sebagai pengisi suara, namun ternyata hasilnya cukup memuaskan. Karena tidak lama setelah konferensi pers, GLITZMEDIA langsung menonton film Raya and the Last Dragon versi bahasa Indonesia yang dimaksud.


Rasanya sama saja kok seperti menyaksikan film tersebut dalam bahasa Inggris. Bahkan menonton film ini dalam bahasa Indonesia terasa lebih menyenangkan karena adanya penyesuaian tata bahasa di beberapa adegan.


Apalagi mendengar suara Ayu Dewi di tokoh Sisu, duh tidak kalah lucu dari Awkwafina! Buat kamu yang akhir pekan ini sedang kehabisan tontonan, coba deh tonton film Raya and the Last Dragon dengan audio bahasa Indonesia hanya di Disney+ HotStar.



(Andiasti Ajani, foto: dokumentasi disney indonesia)