×

Stay in The know

Style

Perkembangan Bra dari Setiap Era

Perkembangan Bra dari Setiap Era
Anggia Hapsari

Sat, 12 October 2019 at 09.02

Bentuk bra setiap era disesuaikan dengan kebutuhan perempuan dan mode yang sedang berkembang.  

Durasi baca: 45 detik.


Asal usul model bra berasal dari Yunani kuno. Pada masa itu perempuan menggunakan kain dari wol atau linen untuk membungkus payudara mereka yang diikat ke punggung. Namun seiring perkembangan zaman, model bra disesuaikan dengan kebutuhan perempuan dan mode yang sedang berkembang.


Pada tahun 1889, penutup dada perempuan tampil dalam bentuk korset yang melingkari area dada hingga pinggul. Namun, korset buatan perempuan asal Prancis, Herminie Cadolle, menjadi cikal bakal penggunaan bra. 

(BACA JUGA: 5 Cara Merawat Bra Agar Tidak Mudah Rusak)



Ia membagi korset menjadi dua bagian. Pada tahun 1905 bagian atas korset dijual secara terpisah dan dua tahun kemudian kata "bra" mulai digunakan. Pada 1940, seorang sutradara film Howard Hughes merancang bra yang terbuat dari baja untuk Jane Russell dalam film The Outlaw.


Bra yang dikenal sebagai bra peluru ini diadopsi oleh aktris Hollywood seperti Lana Turner, Marilyn Monroe dan Jayne Mansfield. Pada 1970, di era ini bra olahraga (sports bra) mulai diluncurkan. Pada tahun 1977 Marks and Spencer meluncurkan bra scanlace segitiga. Hanya dalam 18 bulan penjualan bra tersebut melebihi lebih dari satu juta.



(Foto: emeraldine.com)


Pada 1990, model bra terinspirasi oleh gaya berpakaian penyanyi Madonna. Model bra kerucut yang populer di tahun 1940-an kembali menjadi tren. 



Di tahun 2000 hingga saat ini, perkembangan payudara wanita meningkat rata – rata menjadi 36D. Sehingga produsen fokus mengembangkan improvisasi. Ukuran bra juga ditingkatkan dari A sampai K, contohnya Savage x Fenty milik Rihanna yang menghadirkan ukuran bra dengan beragam ukuran.

(Agnes Priscilla, foto: Vogue.com)


You Might Also LIke