×

Stay in The know

Style

Pentingnya Melakukan Tes Kesehatan Sebelum Menjalankan Pernikahan

Pentingnya Melakukan Tes Kesehatan Sebelum Menjalankan Pernikahan
Saskia Damanik

Tue, 9 February 2016 at 18.32


Bukan hanya jiwa, pernikahan juga menyatukan dua fisik manusia. Alasan ini yang kemudian melandasi pentingnya melakukan tes kesehatan pra-nikah, karena baik Anda maupun pasangan harus sama-sama mengetahui keadaan tubuh masing-masing.

Mengindari menyebarnya penyakit ke tubuh pasangan, membantu mempercepat proses wanita hamil, mencegah kehamilan bermasalah, hingga memastikan calon bayi dapat tumbuh dengan sehat merupakan manfaat dari tes kesehatan pra-nikah. 

Dikutip dari situs cinadaily.com, pemerintahan daerah di China pernah memberlakukan tes kesehatan pranikah secara gratis. Sayangnya, sebagian besar pasangan yang akan menikah justru tidak tertarik melakukannya. Padahal tujuannya hanyalah ingin memastikan penyakit tidak menyebar kepada pasangan—terutama calon ibu dan calon bayi.

Jangankan di China, bisa jadi Anda yang ingin menikah pun belum tentu menyadari pentingnya melakukan marital screening atau pre-marital check-up. Yuk, cari tahu secara khusus manfaat lainnya—dan jangan tunda lagi untuk melakukan tes kesehatan pra-nikah dari sekarang.



Mendeteksi Penyakit Turunan

Mungkin selama ini Anda merasakan tubuh dalam keadaan baik-baik saja, namun kondisi sesungguhnya tak bisa diketahui tanpa adanya pemeriksaan. Lakukan medical check-up untuk mengetahui ada atau tidaknya gen penyakit atau gangguan lainnya pada tubuh Anda. Penyakit seperti ginjal, diabetes, kanker, jantung, atau gangguan mental seperti bipolar hingga autisme berpotensi untuk menular kepada calon bayi Anda nantinya jika tidak diatasi dari sejak dini.


Mencegah Penularan HIV atau Penyakit Seksual Lainnya

Tanpa berniat buruk pada pasangan, namun memeriksakan diri penting untuk mencegah penularan virus HIV atau penyakit seksual lainnya.  Baik Anda maupun pasangan dapat melakukan pengobatan dan pencegahan dengan beragam cara yang dianjurkan dokter, mulai dari penggunaan alat kontrasepsi hingga pola hidup yang sehat. 


Menguji Kelainan Darah

Tes darah merupakan rangkaian penting dari pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Anda dan pasangan harus mengetahui kecocokan rhesus—klasifikasi darah menurut kelompok atau golongan—untuk memastikan ada atau tidaknya anti-gen warisan. Biasanya wanita rhesus golongan darah negatif yang menikah dengan pria rhesus positif berpotensi besar mengalami kelainan darah. Hal inilah yang menyebabkan kematian atau keguguran pada janin. Baik Anda maupun pasangan diharuskan lebih berhati-hati selama kehamilan nantinya.


Mencegah Kelainan atau Gangguan Pada Anak

Tes darah tidak hanya penting untuk mengetahui kondisi janin yang kelak Anda kandung dan lahirkan. Pemeriksaan akan mampu memberi Anda gambaran seberapa besar peluang calon bayi untuk hidup nantinya. Dengan kata lain, Anda dan pasangan bisa mengetahui kemungkinan yang akan terjadi pada kesehatan bayi—gen dan kondisi sel darah yang dimilikinya. Anda pun dapat mencegah beragam penyakit—cacat fisik hingga psikis—pada anak nantinya.


Mengetahui Tingkat Kesuburan

Banyak dari pasangan yang sudah menikah dalam waktu lama, mengalami kesulitan memiliki momongan. Mungkin usia masih terbilang muda, namun sayangnya usia biologis--cadangan ovarium pada perempuan—tidak lah demikian. Jumlah sel terlur pada wanita sangat ditentukan dari panjang usia biologisnya. Tak hanya itu calon suami pun harus juga mengetahui seberapa baik kualitas sperma yang dimiliki agar keinginan memiliki momongan dapat segera tercapai. 

(Elizabeth Puspa/Saskia Damanik, Image: Corbis)

You Might Also LIke