×

Stay in The know

Style

Mewabahnya Keragaman Etnis, Warna Kulit, dan Usia Dalam Industri Fashion Internasional

Mewabahnya Keragaman Etnis, Warna Kulit, dan Usia Dalam Industri Fashion Internasional
Saskia Damanik

Thu, 20 October 2016 at 11.00


New York Fashion Week menjadi kota dengan jumlah keragaman tebesar dalam pekan mode tersebut. Salah satu contohnya ada pada peragaan busana Yeezy Season 5 karya Kanye West yang ternyata memimpin keragaman tersebut. Desainer Kimora Lee Simmons, Ashis, Brandond Maxweel dan Telfar pun mengikuti setelahnya. Bahkan, tiga dari deretan top 10 models dalam musim ini bukan berasal dari kalangan kulit putih. Salah satunya adalah Lineisy Montero—model berkulit gelap berambut pendek—yang wajahnya seringkali terlihat di runway kemarin. 



Tidak hanya keragaman kulit, New York Fashion Week juga menampilkan plus-size model dalam peragaan busana Christian Siriano, Tome, dan Tracy Reese. Meskipun hanya 16 plus-size model di antara kurang labih 3000 model yang tampil, namun jumlah tersebut juga mengalami peningkatan dari musim sebelumnya. Keindahan aneka ragam ini juga menjadi kemenangan bagi para transgender, yang pada akhirnya dapat juga berkontribusi menjadi model dalam beberapa peragaan busana.



Dari segi usia, tak hanya model muda yang tampil di runway fashion week. Wanita yang telah berusia di atas 50 tahun juga beberapa kali terlihat dalam perhelatan tersebut, meskipun masih dalam presentasi yang sangat kecil, 0,15% saja. Salah satu momen yang menjadi highlight dari Spring/Summer 2017 Fashion Week berikutnya adalah penampilan model senior berusia 72 tahun—Lauren Hutton—yang tampil bersama Gigi Hadid dalam presentasi Bottega Veneta. So happy to know that the diversity were getting bigger! 



(Kissy Aprilia, Images: Berbagai Sumber)
  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke