×

Stay in The know

Style

Mataguru: Pertunjukkan Wayang Dalam Koleksi Iwan Tirta Private Collection

Mataguru: Pertunjukkan Wayang Dalam Koleksi Iwan Tirta Private Collection
Anggia Hapsari

Fri, 29 November 2019 at 18.06

Koleksi busana ini yang didedikasikan untuk memperingati Sang Maestro Batik.

Durasi baca: 1 menit


Semua orang pastinya setuju bahwa nama Iwan Tirta merupakan salah satu sosok yang mengangkat wastra Indonesia dalam karyanya. Hampir semasa hidupnya, laki-laki yang telah tiada pada usia 75 tahun tersebut tak lepas dari kecintaannya pada batik. 


Di bawah naungan Iwan Tirta Private Collection, Iwan Tirta meninggalkan berbagai motif batik dalam rupa busana nan modern. Sembilan tahun berselang setelah wafatnya Sang Maestro Batik, namun napas, semangat, dan cintanya pada batik tak luntur. Namun terus dikumandangkan oleh generasi penerusnya. 

(BACA JUGA: Mengenal Batik dan Cerita Panjangnya yang Cantik)


WARNA BARU

Buktinya adalah fashion show berskala besar yang digelar pada tahun 2017 lalu. Tak berhenti sampai di situ, kemarin (28 November 2019) Iwan Tirta Private Collection mempersembahkan koleksi teranyar bertajuk "Mataguru" di Fairmont Hotel, Jakarta.


Mataguru merupakan apresiasi kami sebagai penerus kepada Iwan Tirta. Beliau membawakan batik hingga menjadi warisan budaya yang tetap relevan dari generasi satu ke generasi lainnya,” jelas Widiyana Sudirman selaku CEO Iwan Tirta Private Collection.




Sedangkan ketika ditanya mengenai persiapan sederet busana Mataguru yang ditampilkan malam itu, Era Soekamto selaku Creative Director Iwan Tirta Private Collection menyatakan bahwa ia dan timnya membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun. 


Proses yang menyita waktu lama itu sejalan dengan prinsip Iwan Tirta sebelum membatik. Era menceritakan, beliau akan bermeditasi dan berpuasa dalam waktu tertentu untuk 'mengosongkan' diri. 


"Ketika diri kita terasa kosong, kita akan merasakan banyak inspirasi yang muncul. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan sehelai kain batik serta desain busana nan elegan,” jelas Era yang juga menceritakan bahwa Iwan Tirta sudah memiliki kurang lebih 13 000 file batik. 


Lebih lanjut, Mataguru pun seolah menunjukkan keterikatan Iwan Tirta dengan Go Tik Swan. Ya, selama hampir kurang lebih 10 tahun Iwan Tirta sempat menimba ilmu dengan Go Tik Swan tepatnya di era 60 dan 70-an.


ELEMEN MEWAH

Lalu apa yang menarik GLITZMEDIA.CO malam itu?  Era tampak menggali motif klasik karya Iwan, terutama motif yang terinspirasi dari berbagai elemen lakon wayang. 

(BACA JUGA: Selamat Hari Batik Nasional Berikut Cara Memakai Kain Batik)


Mataguru dibagi dalam tiga babak. Pada babak pertama yaitu Talu, Anda akan dimanjakan dengan koleksi yang cukup bold dengan motif batik yang besar seperti motif Pohon Hayat dan Gunungan Kekayon.


Meskipun memiliki motif besar dan klasik, sang Creator menyelipkan kain tulle di balik rok atau lengan busana. Tujuannya untuk membuat total look seseorang tampak feminin dan modern. 



Selanjutnya, GLITZMEDIA.CO dimanjakan dengan babak Ajeg Jejer melalui motif Keraton dengan palet khas yang klasik. Tak heran jika busana yang ditawarkan identik dengan berbagai nuansa cokelat serta dominasi motif Parang, Mangkuto, dan Gurdo. 


Sebagai penutup, Ajeg Sabrang ditawarkan untu Anda menyukai motif dan nuansa lebih berwarna. Pada babak ini, koleksi busana Iwan Tirta Private Collection dipenuhi motif akulturasi yang terpengaruh budaya Eropa dan China. 


Berbagai warna vibrant, kerah cheongsam, dan beberapa koleksi dengan motif modern memanjakan semua mata. Sangat menawan! 


Psst...kini, Iwan Tirta Collection pun dapat diperoleh di JD.ID khususnya koleksi Iwan Tirta Collection untuk ITPC dan Akarsana. Koleksi busana Iwan Tirta Collection untuk ITPC tersebut dapat diperoleh dengan harga sekitar IDR 4.990.000 - IDR 11.200.000. 


Sementara untuk koleksi busana Akarsana Anda dapat memperoleh dengan range harga mulai dari sekitar IDR 750.000 hingga IDR 1.100.000. Silakan akses www.jd.id ataupun melalui mobile app JD.ID yang tersedia di iOS dan Android dengan mengetik di search bar “Iwan Tirta Collection”. Selamat berburu!

(Anggia Hapsari, foto: Iwan Tirta Private Colelection, GLITZMEDIA.CO)


You Might Also LIke