Stay in The know

Style

Kenali Isi Seserahan Pada Prosesi Pernikahan dan Makna di Baliknya

Kenali Isi Seserahan Pada Prosesi Pernikahan dan Makna di Baliknya

Bukan hanya sekedar menerima, Glitzy juga harus memahami makna dari setiap barang seserahan pada proses pernikahan Anda. 

Seserahan dalam prosesi pernikahan disimbolkan sebagai bentuk tanggung jawab mempelai pria untuk mencukupi kebutuhan hidup mempelai wanita. Setiap adat dan budaya di Indonesia memiliki ketentuan tersendiri kapan seserahan akan diberikan kepada keluarga wanita. Namun, sebagian besar calon pengantin memilih untuk melakukan penyerahan tersebut saat prosesi akad nikah.

Isi seserahan pada umumnya juga bergantung kepada aturan masing-masing adat dan budaya. Namun, lagi-lagi di era modern ini para calon pengantin memilih untuk tidak terlalu ketat mengikuti aturan tersebut dengan niat nantinya fungsi seserahan lebih bermanfaat. 

Perlengkapan beribadah, busana, aksesori, kosmetik serta perhiasan menjadi daftar isi utama yang umumnya tak absen di dalam seserahan. Bukan tak arti, karena sesungguhnya isi seserahan ditujukan untuk makna tertentu. Apa saja makna di balik barang-barang seserahan tersebut? Ini dia!


Perlengkapan Beribadah

Perlengkapan ibadah wajib menjadi isi dari paket seserahan. Benda ini merupakan simbol teratas yang menjadi pengingat sebuah pasanga kepada Penciptanya. Adanya perlengkapan ibadah diharapkan pasangan suami istri dapat membina hubungan rumah tangganya dengan selalu berpegang teguh pada agama yang diyakini. 


Cincin Pernikahan 

Cincin memiliki bentuk yang bulat tanpa adanya sudut dan akhir. Benda tersebut menjadi simbol pengikat sepasang pengantin yang diyakini bentuk bulat cincin akan memaknai cinta sepasang pengantin yang senantiasa abadi, tidak terputus hingga maut memisahkan.


Perhiasan

Biasanya, calon mempelai pria akan memberikan paket perhiasan yang berbeda dari cincin pernikahan. Perhiasan ini berupa satu set kalung, cincin, gelang, dan anting yang terbuat dari emas, intan atau pun berlian. Dengan seserahan tersebut diharapkan calon pengantin wanita dapat terus bersinar layaknya sebuah perhiasan di kehidupan yang baru.

  

Pakaian

Seserahan berupa pakaian wanita umumnya banyak menggunakan bahan lace (untuk kebaya) atau kain bermotif batik. Namun, calon mempelai wanita masa kini lebih senang memilih pakaian yang dapat dikenakan sehari-hari. Seperangkat pakaian ini memiliki makna bahwa pasangan pengantin harus pintar menyimpan rahasia rumah tangga mereka dengan baik.


Sepatu 

Seserahan berupa sepatu memiliki makna siap melangkah atau menjalani kehidupan yang baru. Bukan hanya itu saja, keduanya diharapkan dapat selalu berjalan beriringan dan menjaga hubungan pernikahan di jalan yang lurus.




Peralatan Makeup

Sesuai dengan fungsinya untuk mempercantik penampilan, peralatan makeup (produk kecantikan) dimaknai kesiapan pengantin pria untuk selalu menjaga penampilan istrinya. Diharapkan pula calon mempelai wanita nantinya selalu menjaga penampilannya demi menyenangkan suaminya.


Buah-Buahan

Seserahan pernikahan berupa buah-buahan diartikan sebagai makna kasih sayang dan cinta yang tidak terputus. Diharapkan cinta yang dipupuk oleh pengantin akan menghasilkan ‘buah’ yang bermanfaat bagi keluarga dan juga masyarakat. 


Makanan Tradisional

Pada umumnya makanan tradisional yang diberikan pada prosesi seserahan terbuat dari beras ketan berupa wajik, jenang, kue lapis, atau pun jadah. Makanan tersebut memiliki filosofi akan cinta kedua pasangan yang diharapkan selalu lengket—seperti makanan tersebut—sepanjang masa.

 

Sembako

Sembako atau sembilan bahan pokok yang diberikan pada prosesi seserahan memiliki makna bahwa kebutuhan pangan akan menjadi tanggung jawab penuh dari calon mempelai pria. Dengan simbol tersebut, diharapkan pihak keluarga wanita tak perlu lagi khawatir untuk melepaskan putrinya. 

(Kissy Aprilia, Images: Pinterest, Instagram Rose Arbor Seserahan)

Author:

You Might Also LIke