ads



Stay in The know

Style

IPMI Trend Show 2016 Membuka Pagelaran Shownya Melalui Gerakan Made in Indonesia

IPMI Trend Show 2016 Membuka Pagelaran Shownya Melalui Gerakan Made in Indonesia


Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) kembali menggelar pagelaran busana tahunannya, IPMI Trend Show 2016. Acara yang sudah berjalan sejak tahun 1986 ini, dilaksanakan pada tanggal 1 - 2 Desember 2015, di The Hall Senayan City, Jakarta.

Peragaan busana yang memamerkan hampir seluruh anggota IPMI ini dibuka pada hari pertama acara dengan mengangkat sebuah presentasi busana bertajuk “Made in Indonesia”. Sesuai dengan penjelasan  Didi Budihardjo selaku anggota IPMI pacda konferensi pers yang diselenggarakan pada 18 November 2015 lalu, “Made in Indonesia” merupakan sebuah gerakan cinta tanah air melalui industri mode yang berlabel buatan asli Indonesia. 

Hal inilah yang menjadi alasan dari kenapa tema tersebut diangkat oleh IPMI Trend Show 2016 melalui sebuah presentasi busana yang tidak biasa. Para pencinta mode yang hadir disuguhkan berbagai koleksi busana dengan benang merah yang sama—permainan warna merah dan putih—yang secara harafiah senada dengan warna bendera tanah air tercinta. 

Sejumlah desainer mode anggota IPMI dan juga fashion line yang bernaung di bawah desainer non-anggota IPMI, bergabung untuk memperlihatkan gerakan kesadaran masyarakat pencinta mode Indonesia. IPMI ingin menyatukan keragaman dalam kemajemukan talenta dari tangan-tangan kreatif Indonesia.

Sederet desainer anggota IPMI seperti Tri Handoko, Yogie Pratama, Mel Ahyar, Danny Satriadi, Stephanus Hamy, Hian Tjen, Carmanita, Sutanto Danuwidjaja, serta label lokal lain seperti Sejauh Mata Memandang, ISIS, Danjyo Hiyoji, hingga Norma Hauri hadir meramaikan panggung pembukaan IPMI Trend Show 2016 tersebut. 

Peragaan busana ini juga melibatkan para selebriti tanah air, seperti Chelsea Olivia, Dominique Diyose, Andien Aisyah, Marsha Timothy, hingga Nindy Parasady, termasuk beberapa fashion blogger seperti Ayla Dimitri dan Anastasia Siantar yang didaulat menjadi muse untuk beberapa koleksi para desainer yang ada. 

Keseluruhan koleksi busana siap pakai yang ditampilkan berhasil menunjukkan kalau karya dan rancangan desainer Indonesia tak kalah berkualitas dengan rancangan para desainer internasional. Tentu saja sebagai warga Indonesia, GLITZMEDIA.CO turut mendukung gerakan “Made In Indonesia” ini dan mengajak Glitzy untuk selalu bangga dan menggunakan koleksi busana dari para desainer lokal. 


(Kissy Aprilia, Images: Glitz Media)

You Might Also LIke