Stay in The know

Style

Fenty: Koleksi Busana Perdana Rihanna Dinilai Terlalu Mahal

Fenty: Koleksi Busana Perdana Rihanna Dinilai Terlalu Mahal

Rihanna rupanya tidak main-main dalam menata kerajaan bisnisnya.

Durasi baca: 1 menit


Setelah memuaskan minat penggemar dunia kecantikan, melalui lini kosmetik: Fenty Beauty, tahun ini Rihanna akan menggoncang panggung mode dunia dengan label mewahnya, Fenty.

(BACA JUGA: Trik Riasan Wajah Glowy a la Rihanna)


Hebatnya, Fenty berada di bawah naungan LVMH (Louis Vuitton Moët Hennessy SE) yang merupakan perusahaan besar yang menaungi Dior, Louis Vuitton, Fendi, Givenchy, Celine. Marc Jacobs, Benefit Cosmetics, dan masih banyak lagi. 


Dengan diluncurkannya label baru Fenty, LVMH kembali mencetak sejarah dengan membangun label baru sejak Christian Lacroix pada 1987 silam. Sedangkan bagi Rihanna, ia menjadi seorang perempuan pertama yang berhasil mendirikan label-nya sendiri di naungan LVMH.


KOLEKSI TEGAS DAN HARGA MENJULANG

Selain outerwear, denim, dan shirt dresses, koleksi pertama Fenty akan didominasi dengan berbagai busana berwarna putih. Tak ketinggalan, Fenty juga menawarkan aksesori dan sepatu yang berdesain minimalis. 



Ada sedikit perdebatan yang berkembang di kalangan pencinta mode terkait dengan Fenty. Busana yang dibanderol mulai dari 600 euro atau setara dengan IDR 9.600.000, sandal seharga kurang lebih IDR 8.000.000, aksesori seharga kurang lebih IDR 5.000.000 dirasa terlalu mahal bagi Fenty yang menargetkan koleksinya pada perempuan millenial.

(BACA JUGA: Label Fashion Fenty Milik RIhanna Resmi Bergabung dengan LVMH)


Di sisi lain, harga tersebut dianggap wajar mengingat busana itu merupakan label premium yang berada di bawah naungan LVMH. 

(Foto: Teen Vogue)


Ingin memperoleh benda fashion keluaran Rihanna namun terkejut saat mengetahui harga yang telah dipatok oleh Fenty? GLITZMEDIA.CO menyarankan Anda untuk mengintip koleksi kolaborasi Rihanna dengan Puma karena dinilai lebih bersahabat dan tetap memiliki desain fashionable. 


Fenty tersedia mulai dari tanggal 29 Mei 2019 di 14 negara di Amerika Serikat dan Eropa, baik online maupun offline. Sedangkan Fenty akan melanjutkan pelebaran penjualannya di Asia pada akhir tahun ini. 


(Anggia Hapsari, foto: Refinery29.com)


Author:

You Might Also LIke