Stay in The know

Style

Belajar Dari Keluhan Para Tamu Untuk Hindari Pesta Pernikahan Kurang Menyenangkan

Belajar Dari Keluhan Para Tamu Untuk Hindari Pesta Pernikahan Kurang Menyenangkan


Tamu adalah raja. Meskipun pernikahan adalah hari spesial bagi Anda dan pasangan, namun tak menyangkal kalau keluarga, kerabat, dan tamu undangan menjadi tolak ukur utama suksesnya pesta pernikahan Anda. 

Sukacita para tamu undangan akan menghantarkan perjalanan awal pernikahan Anda. Sudah tentu sebagai balasannya, Anda wajib menjamu mereka sebaik mungkin. Karena itu, hindari timbulnya keluhan berlebihan atau komentar tidak menyenangkan dari para tamu undangan. 

GLITZMEDIA.CO melakukan investigasi kecil terhadap beberapa orang yang pernah mengalami kekecewaan saat hadir di pesta pernikahan keluarga atau kerabatnya. Berikut ini 6 keluhan yang paling banyak dirasakan oleh mereka saat menjadi tamu undangan. Prepare for the worst, Glitzy!


Makanan Habis Dalam Waktu Cepat

Baru tiga puluh (30) menit resepsi dimulai, catering atau makanan yang disediakan sudah habis. Tamu yang kebanyakan atau makanan yang disediakan terbatas? Intinya, sih, dalam sebuah pesta pernikahan catering makanan menjadi hal paling krusial untuk diperhatikan. 

Wajib bagi Anda untuk menyediakan dua kali porsi makanan dari jumlah undangan yang Anda sebar. Prediksi jika tamu yang hadir akan membawa pasangan ataupun keluarganya. Jika budget terbatas, lebih baik Anda membatasi tamu yang akan diundang atau memilih catering dengan rate lebih rendah. 



Kurangnya Lahan Parkir

Jangan hanya memerhatikan keindahan venue yang akan menjadi tempat pernikahan Anda. Pastikan tempat perhelatan pernikahan Anda memiliki kapasitas lahan parkir yang dapat mengakomodir kendaraan para tamu. 

Bila kerabat yang diundang terlalu lelah mencari parkir, ada kemungkinan ia akan melewati hari spesial Anda. Perhatikan pula keamanan lahan parkir yang akan digunakan. Jangan sampai Anda disalahkan atas hal-hal buruk yang menimpa kendaraan para tamu.


Terlalu Lama Antre Salaman

Mungkin bagi teman-teman Anda berdiri lama untuk mengantre ke pelaminan tidak menimbulkan masalah. Namun, bagaimana dengan tamu undangan paruh baya atau lansia? Sebagai seorang pengantin, Anda sebaiknya dapat memanfaatkan waktu bersalaman dengan lebih bijak. Tak perlu berlama-lama mengobrol ataupun ber-selfie ria di pelaminan. 

Coba sesuaikan durasi waktu pernikahan dengan jumlah tamu yang Anda undangan. Sanggupkah 1000 undangan memberi salam dalam waktu 2 jam? Solusi lain, Anda dapat mencoba konsep pernikahan mingle—pengantin tak di atas pelaminan sepanjang resepsi. 



Terlalu Banyak Tamu Yang Diundang 

Sebenarnya masalah kebanyakan tamu yang diundang berperngaruh pada banyak hal. Salah satunya kapasitas ruangan. Ngerti, kok, mungkin Anda dan pasangan memiliki begitu banyak kerabat yang harus diundang, namun tetap pikirkan besar lokasi pesta pernikahan Anda agar mampu menampung semua tamu. 

Pastikan para tamu bisa beraktivitas dengan nyaman, tidak kepanasan, dan menikmati pesta Anda dengan baik. Bila budget untuk sewa lokasi tidaklah besar, Anda dapat melakukan alokasi budget dengan mengurangi pengeluaran yang tidak begitu penting.   


Hiburan ‘Tambahan’ Yang Sedikit Mengganggu

Pernahkah Anda merasa terganggu dengan tamu undangan yang menyumbangkan suaranya di hiburan pesta pernikahan? Beruntung memang jika tamu tersebut memiliki keindahan suara yang menyegarkan telinga. Jika tidak? Tentu saja hal ini akan menimbulkan sindiran dan nyinyiran dari para tamu. 

Tak salah mengapresiasi keinginan tamu tersebut, namun alangkah lebih baik jika Anda membuat sesi hiburan khusus jelang akhir pesta pernikahan, di mana biasanya hanya keluarga dekat saja yang masih hadir. Dengan begitu, tamu lain akan mengerti kalau sesi hiburan ini hanyalah tambahan acara saja.



Kurangnya Kebersihan

Lima hal penting di atas juga harus didukung dengan poin yang satu ini, Glitzy. Pesta pernikahan Anda akan maksimal jika dijaga kebersihannya. Tentu sulit mengontrol tindakan para tamu, karena itu pastikan petugas katering untuk selalu mengangkat piring kotor yang sudah selesai digunakan para tamu. 

Piring atau sampah berserakan dapat mengurangi napsu makan para tamu. Tak ada salahnya juga menginstruksikan petugas kebersihan lokasi untuk mengangkat kotoran yang tertinggal, seperti tisu atau kertas yang bisa mengurangi keindahan pesta Anda. 

(Kissy Aprilia, Image: Corbis)

Author:

You Might Also LIke